InfoSAWIT, MAKASSAR – Kementerian Pertanian (Kementan) mengumumkan pemberian 300 Beasiswa Pengembangan Sumber Daya Manusia Perkebunan Kelapa Sawit (SDMPKS) 2024 kepada lulusan setingkat SMA di Sulawesi Selatan. Beasiswa ini bertujuan untuk melanjutkan pendidikan di jenjang D4 atau S1, khususnya bagi mereka yang terlibat langsung dalam industri kelapa sawit.
Penjabat Gubernur Sulawesi Selatan, Prof. Zudan Arif Fakrulloh, menyampaikan apresiasi mendalam terhadap inisiatif ini. “Terima kasih atas 300 bantuan beasiswa S1 atau D4 untuk anak-anak kami lulusan SMA se-Sulawesi Selatan,” ujar Prof. Zudan di hadapan sekitar 2.000 hadirin pada acara Pelepasan Bantuan Bencana Alam dan Alsintan oleh Menteri Pertanian, Amran Sulaiman, di Lapangan Kantor Gubernur Sulsel, dikutip InfoSAWIT dari laman resmi Pemprov Sulsel, ditulis Rabu (29/5/2024).
Prof. Zudan juga mengingatkan para Bupati untuk memaksimalkan penggunaan kuota beasiswa yang telah diberikan. “Sekali lagi Bapak dan Ibu Bupati, jangan sampai kuota 300 ini tidak terpakai. Mudah-mudahan ini terpakai dengan baik,” harapnya.
BACA JUGA: Harga TBS Sawit Swadaya Riau Periode 29 Mei-4 Juni 2024 Tertinggi Rp 2.865,60/kg
Beasiswa ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam mengembangkan Sumber Daya Manusia yang berkualitas di sektor perkelapasawitan Indonesia. Direktur Jenderal Perkebunan, Andi Nur Alam Syah, menegaskan bahwa program beasiswa ini dirancang untuk menghasilkan SDM unggul di bidang kelapa sawit.
“Ini bukti komitmen pemerintah dalam mengembangkan SDM yang berkualitas di sektor perkelapasawitan Indonesia. Beasiswa ini merupakan beasiswa yang dirancang untuk menghasilkan SDM unggul di bidang kelapa sawit,” ujarnya.
BACA JUGA: Harga CPO KPBN Inacom Naik 1,65 Persen Pada Selasa (28/5), Demikian Pula di Bursa Malaysia
Program pendidikan ini diharapkan dapat menciptakan lulusan terbaik yang mampu memperkuat industri kelapa sawit di Indonesia. Dengan demikian, industri ini dapat berkembang secara berkelanjutan dan memberikan manfaat sosial serta ekonomi bagi masyarakat Indonesia. (T2)
