Penjabat Gubernur Bangka Belitung: Pabrik Sawit Milik Tersangka Korupsi Timah Diizinkan Beroperasi

oleh -1449 Dilihat
Editor: Redaksi InfoSAWIT
InfoSAWIT
Dok. Istimewa/ Penjabat Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Syafrizal ZA.

InfoSAWIT, BANGKA TENGAH – Penjabat Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Syafrizal ZA, mengumumkan bahwa pabrik sawit milik tersangka korupsi tata niaga timah diizinkan beroperasi dan dapat membeli kelapa sawit dari petani setempat.

“Saya sudah berkoordinasi dengan Jampidsus Kejagung, perusahaan sawit ini boleh dibuka karena yang diblokir adalah rekening pemilik pabrik,” ujar Syafrizal ZA saat menanggapi aksi damai petani sawit di Pangkalpinang, Senin.


Syafrizal menyatakan bahwa untuk mengatasi dampak dari tidak beroperasinya dua perusahaan kelapa sawit milik tersangka korupsi tersebut, Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung akan segera mengadakan rapat koordinasi dengan Forkopimda Kabupaten Bangka Tengah.

BACA JUGA: Bupati Bangka Tengah Terima Audiensi Ikatan Buruh Sawit Terkait PHK Massal

Ia menjelaskan bahwa saat ini pemilik dua perusahaan kelapa sawit tersebut telah ditahan di Kejagung karena diduga terlibat dalam kasus mega korupsi tata niaga timah di Kepulauan Bangka Belitung.

“Kami memfasilitasi agar dua perusahaan kelapa sawit ini dapat dibuka, karena yang diblokir adalah rekening pemiliknya, bukan perusahaan itu sendiri. Dengan demikian, pabrik ini masih bisa beroperasi sehingga para petani dapat menjual hasil panen sawitnya ke pabrik tersebut,” jelas Syafrizal, dilansir InfoSAWIT dari Antara ditulis Selasa (4/6/2024).

Koordinator aksi damai petani sawit Bangka Tengah dan Bangka Selatan, Ruben Alparobi, berharap pemerintah dan Kejagung memberikan solusi terbaik atas kondisi yang dialami petani yang tidak bisa menjual kelapa sawit selama dua bulan terakhir ini.

BACA JUGA: Tersangka Kasus Perambahan Hutan Guna Dijadikan Kebun Sawit di Sumatera Barat Ditangkap

“Saat ini para petani sangat kesulitan karena tidak bisa menjual hasil panen kelapa sawit ke perusahaan yang tutup akibat kasus korupsi timah ini,” katanya. (T2)

Dapatkan update berita seputar harga TBS, CPO dan industri kelapa sawit setiap hari dengan bergabung di Grup Telegram "InfoSAWIT - News Update", caranya klik link InfoSAWIT-News Update, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel. Bisa juga IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS.


Atau ikuti saluran Whatsapp "InfoSAWIT News", caranya klik link InfoSAWIT News dan Group Whatsapp di InfoSAWIT News Update

Untuk informasi langganan dan Iklan silahkan WhatsApp ke Marketing InfoSAWIT_01 dan Marketing InfoSAWIT_02 atau email ke sawit.magazine@gmail.com