Selain itu, penting untuk mengupayakan integrasi petani rakyat dalam global value chain komoditas perkebunan melalui kebijakan pemerintah, guna meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraan mereka. Hal ini sejalan dengan upaya pencapaian SDG 8 (Decent Work and Economic Growth) dan SDG 10 (Reduced Inequalities). Menurut data FAO, sekitar 600 juta petani rakyat di dunia memasok sepertiga pangan global.
Para peserta menyatakan bahwa pelatihan ini sangat bermanfaat dan menginspirasi untuk mencari gagasan dan solusi terkait pertanian berkelanjutan. Pelatihan ini penting dalam upaya membangun kerja sama pembangunan serta memperkuat hubungan antarnegara berkembang. Diharapkan melalui pelatihan ini, para peserta dapat kembali ke negaranya dengan membawa ide dan pengetahuan yang dapat diimplementasikan terkait praktik perkebunan berkelanjutan. Selain itu, diharapkan juga pelatihan ini dapat meningkatkan kerja sama dan kolaborasi antara Indonesia dan negara-negara peserta. (T2)
