“Beberapa negara tetangga kita, seperti Singapura dan Korea Selatan, sudah menerapkan KSP. Di Eropa, Prancis dengan IGN-nya, dan AS juga bisa menjadi benchmark dengan lembaga mapping mereka yang sangat maju,” ujarnya.
Danang menambahkan bahwa data CCTV di Taiwan sudah terintegrasi dengan penandaan letak geografisnya. Namun, Indonesia harus memiliki metode sendiri karena merupakan negara kepulauan dengan kondisi tropis yang sering tertutup awan.
“Indonesia harus memiliki metode sendiri yang cocok dengan kondisi negara kita yang berbeda, karena kita adalah negara kepulauan dan tropis basah dengan banyak awan yang sering menutupi satelit,” jelasnya. (T2)
