InfoSAWIT, JAKARTA – Harga minyak sawit mentah (CPO) pada PT. Kharisma Pemasaran Bersama Nusantara (KPBN) ditetapkan Rp. 15.400/kg pada Senin (4/5/2026), dengan demikian harga CPO tetap dibandingkan harga CPO penawaran tertinggi pada Kamis (30/4/2026) yang mencapai Rp. 15.400/Kg.
Dari informasi yang didapat InfoSAWIT dari KPBN, harga CPO Franco Dumai ditetapkan Rp. 15.400/Kg. Harga CPO FOB Talang Duku dibuka Rp. 15.215/Kg. Harga CPO Loco Parindu dibuka Rp. 15.065/Kg, namun terjadi withdraw (WD) dengan harga CPO penawaran tertinggi Rp. 14.875/Kg.
Harga perdagangan minyak sawit mentah (CPO), di Bursa Malaysia Derivatives ditutup menguat lebih dari satu persen pada perdagangan awal pekan, Senin (4/5/2026), didorong optimisme pasar terhadap rencana pemerintah Malaysia meningkatkan mandat campuran biodiesel berbasis sawit, serta penguatan harga minyak kedelai (soyoil) di pasar global.
Dilansir Reuters, harga kontrak berjangka CPO acuan untuk pengiriman Juli 2026 di Bursa Malaysia Derivatives tercatat naik RM50 per ton, atau naik sekitar 1,09 persen, dan ditutup pada level RM4.620 per ton atau setara sekitar US$1.169,62 per ton.
Terctat, Pemerintah Malaysia berencana mulai menerapkan produksi biodiesel dengan campuran 15 persen minyak sawit (B15) pada Juni mendatang sebagai bagian dari strategi menekan biaya energi, khususnya harga solar domestik. Kebijakan itu disebut akan dilakukan secara bertahap, dengan target peningkatan campuran menjadi 20 persen, bahkan berpotensi mendekati 50 persen dalam dua hingga tiga tahun ke depan.
Jika implementasi tersebut berjalan sesuai rencana, kebutuhan domestik CPO Malaysia diperkirakan meningkat tajam, sekaligus memperkuat peran sawit sebagai bahan baku energi terbarukan di kawasan Asia Tenggara.
BACA JUGA: Pakar Nutrisi India: Minyak Sawit Dinilai Strategis untuk Perbaikan Nutrisi di Negara Berkembang
Bagi pasar, kebijakan ini dipandang sebagai katalis penting yang dapat menopang harga sawit, terutama ketika industri tengah menghadapi dinamika permintaan global dan fluktuasi produksi musiman.
Selain sentimen biodiesel, harga minyak kedelai di Chicago Board of Trade juga bergerak naik sekitar 0,36 persen, memberikan dukungan tambahan terhadap harga sawit. Seperti diketahui, pergerakan CPO cenderung mengikuti tren harga minyak nabati pesaing karena keduanya bersaing dalam pasar minyak nabati global.
