InfoSAWIT, JAKARTA – Harga minyak sawit mentah (CPO) pada PT. Kharisma Pemasaran Bersama Nusantara (KPBN) Inacom ditetapkan Rp. 13.100/kg pada Jumat (6/9/2024), dengan demikian harga CPO tercatat turun Rp 31/kg, atau terdapat penurunan sekitar 0,24% dibandingkan dengan harga CPO pada Kamis (5/9/2024) yang mencapai Rp 13.131/kg.
Dari informasi yang didapat InfoSAWIT dari KPBN, harga CPO Franco Belawan & Dumai ditetapkan Rp. 13.100/kg. Lantas harga CPO Talang Duku ditetapkan Rp. 12.900 /kg.
Merujuk hitungan InfoSAWIT, pada periode 2-6 September 2024, harga rata-rata CPO KPBN tercatat turun tipis Rp 2,60/kg menjadi Rp 13.205,40/kg, atau terdapat penurunan sekitar 0,02% dbanding harga rata-rata CPO pada periode minggu sebelumnya (26-30 Agustus 2024) yang mencapai Rp. 13.208,00/kg.
BACA JUGA: Ada Dugaan Pencaplokan Lahan Sawit PTPN oleh Anak Usaha Astra Agro Lestari di Morowali Utara
Sementara dilansir Reuters, harga kontrak minyak sawit berjangka di Bursa Malaysia berbalik naik pada Jumat (6/9/2024), namun berada di jalur penurunan harga mingguan, sementara pasar menunggu data dari Dewan Minyak Kelapa Sawit Malaysia (MPOB) pada minggu depan.
Harga kontrak minyak kelapa sawit acuan FCPOc3 untuk pengiriman November 2024 di Bursa Malaysia Derivatives Exchange turun RM 32 per ton atau terdapat penurunan sekitar 0,82%, menjadi RM 3.885 (US$ 897,23) per metrik ton, pada jeda tengah hari. Kontrak tersebut telah turun 2,31% selama seminggu terakhir.
MPOB dijadwalkan untuk merilis data minyak kelapa sawit bulanannya pada Selasa, 10 September. Sesuai hasil survei Reuters terhadap 14 pedagang, dan analis menunjukkan, persediaan minyak kelapa sawit Malaysia diperkirakan telah naik 7,31% ke level tertinggi enam bulan terakhir sebesar 1,86 juta metrik ton pada akhir Agustus karena permintaan ekspor yang lesu.
BACA JUGA: Akibat Tolak Pabrik Sawit di Labuhanbatu, Tina Rambe Peluk Anak Dari Balik Jeruji
Harga kontrak minyak kedelai Dalian yang paling aktif, DBYcv1, turun 0,34%, sementara harga kontrak minyak sawitnya, DCPcv1, naik 0,23%. Chicago Board of Trade BOcv1 turun 1,14%.
