InfoSAWIT, BEKASI – Hari yang dinantikan akhirnya tiba. Di aula megah Politeknik Kelapa Sawit Citra Widya Edukasi (Poltek Kelapa Sawit CWE), 153 wisudawan duduk dengan raut wajah penuh harap, sambil mengenakan toga kebanggaan. Ini bukan sekadar perayaan akademik, melainkan juga pengakuan atas perjuangan dan perjalanan panjang yang telah mereka lalui. Pada momen tersebut, Direktur Poltek Kelapa Sawit CWE, Nugroho Kristono, berdiri di atas podium dengan penuh rasa syukur dan bangga.
“Atas nama seluruh civitas akademika, kami mengucapkan selamat kepada para wisudawan. Keberhasilan ini adalah bukti ketekunan kalian, serta dedikasi para dosen dan staf yang tak kenal lelah mendampingi,” ucap Nugroho saat memberikan sambutan pada acara Wisuda Lulusan Program Sarjana Terapan Angakan Kedua dan Program Diploma 3 Angkatan ke 16, Poltek Kelapa Sawit CWE tahun akademik 2023/2024, dihadiri InfoSAWIT, Sabtu (5/10/2024).
Ucapan itu tak hanya untuk para wisudawan, tapi juga orang tua, wali, dan pemberi beasiswa yang telah menjadi pendukung setia sepanjang perjalanan pendidikan mereka.
BACA JUGA: Catat Batas Ekspansi Perkebunan Sawit di Indonesia Hanya Capai 18,15 Juta Hektar
Tahun ini, Poltek Kelapa Sawit CWE meluluskan mahasiswa dari berbagai program studi. Sebanyak 38 lulusan dari program studi Diploma IV Teknologi Produksi Tanaman Perkebunan, 42 lulusan dari program studi Diploma III Budidaya Perkebunan Kelapa Sawit, 38 lulusan dari program studi Diploma Pengolahan Hasil Perkebunan, dan 35 lulusan dari program studi Manajemen Logistik berhasil menyelesaikan studi mereka. Tak kalah membanggakan, 46 di antaranya meraih predikat Cum Laude.
Namun, perjalanan mereka tak berhenti di sini. Dalam pidato Nugroho juga menekankan bahwa menyandang gelar akademik bukan sekadar simbol keberhasilan, melainkan juga peningkatan tanggung jawab. “Dengan gelar baru ini, tanggung jawab kalian di lingkungan kerja dan masyarakat akan semakin besar. Dunia kerja menantikan kontribusi dan kemampuan yang telah kalian peroleh,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan bahwa belajar adalah proses yang tidak mengenal akhir. Lifelong learning, atau pembelajaran sepanjang hayat, menjadi pesan penting bagi para lulusan. “Proses belajar tidak berhenti setelah wisuda. Sebaliknya, kalian akan terus belajar dalam setiap aspek kehidupan dan pekerjaan,” tambahnya.
BACA JUGA: MultiStakeholder Perkebunan Berencana Bentuk Platform Digital “TokoPlanters”
Dalam kesempatan yang sama, Nugroho memperkenalkan kembali moto Poltek Kelapa Sawit CWE yang menjadi landasan karakter para lulusan, Tanggap, Tanggon, Trengginas. Moto ini mengandung nilai-nilai kepekaan, kemampuan beradaptasi, dan semangat pantang menyerah.
