InfoSAWIT, JAKARTA – Harga minyak sawit mentah (CPO) pada PT. Kharisma Pemasaran Bersama Nusantara (KPBN) Inacom ditetapkan Rp. 14.337/kg pada Rabu (23/10/2024), dengan demikian harga CPO tercatat naik 1,09% atau terdapat kenaikan sekitar Rp 154/kg, dibandingkan harga CPO pada Selasa (22/10/2024) yang mencapai Rp 14.183/kg.
Dari informasi yang didapat InfoSAWIT dari KPBN, Harga Franco Dumai ditetapkan Rp 14.337/Kg. Harga CPO Kaltim ditetapkan Rp. 13.960/kg. Harga CPO Kalsel dibuka Rp. 13.937/kg namun terjadi withdraw (WD) dengan penawaran tertinggi Rp. 13.300/kg.
Sementara dilansir Reuters, harga kontrak minyak Sawit berjangka di Bursa Malaysia melonjak lebih dari 2% pada Rabu, (23/10/2024) didorong oleh penurunan produksi pada dua produsen sawit global.
BACA JUGA: Delima Hasri Azhari: Komit Kembangkan Komoditas Strategis Nasional
Harga kontrak minyak kelapa sawit acuan FCPOc3 untuk pengiriman Januari 2025 di Bursa Malaysia Derivatives Exchange naik RM 104 per ton atau terdapat kenaikan sekitar 2,37%, menjadi RM 4.490 (US$ 1.034,80) per metrik ton selama jeda tengah hari. Harga kontrak tersebut naik 3,08% dalam dua sesi terakhir.
Kebijakan yang direvisi oleh Indonesia dan Malaysia, termasuk revisi pajak bea ekspor Malaysia dan peningkatan campuran biodiesel berbasis kelapa sawit Indonesia menjadi 40%, mendorong harga lebih tinggi, kata Paramalingam Supramaniam, direktur di pialang Pelindung Bestari yang berbasis di Selangor.
Lantas harga kontrak minyak kedelai teraktif Dalian DBYcv1 naik 2,18%, sementara harga kontrak minyak sawitnya DCPcv1 naik 2,85%. Harga minyak kedelai di Chicago Board of Trade BOcv1 naik 0,64%.
BACA JUGA: Menteri Kehutanan Fokus Transparansi Data Atasi Keterlanjuran Sawit di Kawasan Hutan
Berikut rincian hasil Tender KPBN (Rp./Kg), Excld PPN periode Rabu (23/10/2024):
