Presiden Prabowo sendiri kerap menyatakan dalam kampanye presiden tahun ini bahwa ia akan mengembangkan kelapa sawit tidak hanya sebagai sumber utama minyak goreng dan berbagai produk konsumen lainnya, tetapi juga biodiesel untuk mendukung transisi Indonesia ke energi terbarukan.
Konferensi di Bali ini seharusnya dimanfaatkan sebagai forum konsultasi yang efektif untuk meningkatkan kapasitas institusi pemerintah dan kerangka regulasi bagi industri ini dalam menyediakan sistem dukungan yang koheren.
Perbaikan lain yang harus menjadi prioritas di industri kelapa sawit termasuk membangun koordinasi antar lembaga dan pusat informasi untuk menangani kompleksitas kebijakan serta menciptakan forum lintas sektoral untuk mengembangkan peta jalan dan rencana strategis bagi perkembangan industri kelapa sawit. (*)
Penulis: Edi Suhardi dan Agam Fatchurrochman / Analis Keberlanjutan
Disclaimer: Artikel merupakan pendapat pribadi, dan sepenuhnya menjadi tanggungjawab penulis serta tidak ada kaitannya dengan InfoSAWIT.
