InfoSAWIT, JAKARTA – Harga minyak sawit mentah (CPO) pada PT. Kharisma Pemasaran Bersama Nusantara (KPBN) Inacom ditetapkan Rp. 15.544/kg pada Jumat (8/11/2024), dengan demikian harga CPO tercatat Naik 0,74% atau terdapat kenaikan sekitar Rp 114/kg, dibandingkan harga CPO pada Kamis (7/11/2024) yang mencapai Rp 15.430/kg.
Dari informasi yang didapat InfoSAWIT dari KPBN, Harga Franco Dumai ditetapkan Rp 15.544/Kg. Harga Minyak Inti Sawit (CPKO) di Lampung dibuka Rp. 24.294/Kg. Terjadi withdraw (WD) dengan penawaran tertiggi Rp. 21.900/kg.
Merujuk hitungan InfoSAWIT, pada periode 4-8 November 2024, harga rata-rata CPO KPBN tercatat naik Rp 542,60/kg menjadi Rp 15.392,80/kg, atau terdapat kenaikan sekitar 3,65% dibanding harga rata-rata CPO pada periode minggu sebelumnya (28 Oktober – 1 November 2024) yang mencapai Rp. 14.850,60/kg.
Sementara dilansir Reuters, harga kontrak minyak Sawit berjangka di Bursa Malaysia bersiap untuk kenaikan minggu ketiga berturut-turut pada Jumat, (8/11/2024) karena harga naik lantaran menguatnya harga minyak nabati di Bursa Dalian.
Harga kontrak minyak sawit acuan FCPOc3 untuk pengiriman Januari 2025 di Bursa Malaysia Derivatives Exchange naik RM 51 per ton atau terdapat kenaikan sekitar 1,03%, menjadi RM 5.003 per metrik ton pada awal perdagangan, naik untuk sesi ketiga berturut-turut. Tercatat harga kontrak tersebut telah naik 2,77% selama seminggu ini.
“Harga minyak sawit berjangka naik selama pembukaan dan menghadapi resistensi pada harga di atas 5.000 ringgit. Namun, harga minyak sawit tetap bertahan di dekat level ini di tengah reli minyak nabati yang lebih tinggi, ini menunjukkan sentimen bullish yang kuat,” kata Darren Lim, ahli strategi komoditas di pialang Phillip Nova yang berbasis di Singapura.
BACA JUGA: Harga TBS Sawit Sumsel Periode I-November 2024 Naik Rp 87,99/kg Cek Harganya..
Sementara, harga kontrak minyak kedelai teraktif Dalian DBYcv1 naik 0,48%, sementara kontrak minyak sawitnya DCPcv1 naik 1,65%. Harga minyak kedelai di Chicago Board of Trade BOcv1 turun 0,39%.
