Harga Minyak Sawit Diproyeksikan Stabil pada Kuartal Pertama 2025

oleh -5.509 Kali Dibaca
Editor: Redaksi InfoSAWIT
infosawit
Dok. Istimewa/Crude Palm Oil (CPO)

Namun, tambahan produksi di Indonesia kemungkinan besar akan terserap oleh perluasan program biodiesel B40, sehingga membatasi pertumbuhan ekspor dari kedua negara.

MPOC juga mencatat penurunan signifikan impor minyak sawit dari Indonesia, yang anjlok 72 persen menjadi 253.000 ton pada 2024. Tren ini diperkirakan akan berlanjut, menjaga stok minyak sawit Malaysia tetap di bawah rata-rata, terutama pada kuartal pertama 2025.

Harga minyak kedelai global tetap stabil antara US$950 hingga US$1.050 per ton sejak Agustus 2024. Harga rendah ini diperkirakan akan meningkatkan permintaan ekspor sementara, sehingga memperkecil kesenjangan harga antara minyak kedelai dan minyak sawit.

BACA JUGA: Mahasiswa Universitas Malikussaleh Jalani Praktik Kerja Lapangan di PTPN IV Kebun Mambang Muda

Selain itu, kebijakan biofuel AS, termasuk potensi tarif pada impor dari Kanada dan Tiongkok, dapat memengaruhi permintaan minyak kedelai dan berdampak tidak langsung pada pasar minyak sawit.

MPOC optimistis permintaan yang kuat dan perkembangan kebijakan global akan terus mendukung stabilitas harga minyak sawit di pasar internasional. (T2)

InfoSAWIT

Dapatkan update berita seputar harga TBS, CPO, biodiesel dan industri kelapa sawit setiap hari dengan bergabung di Grup Telegram "InfoSAWIT - News Update", caranya klik link InfoSAWIT-News Update, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel. Bisa juga IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS.


Atau ikuti saluran Whatsapp "InfoSAWIT News", caranya klik link InfoSAWIT News dan Group Whatsapp di InfoSAWIT News Update

Untuk informasi langganan dan Iklan silahkan WhatsApp ke Marketing InfoSAWIT_01 dan Marketing InfoSAWIT_02 atau email ke sawit.magazine@gmail.com