Tahun ini, ICOPE mencatat partisipasi lebih dari 500 peserta, termasuk 45 presentasi dan 50 poster dari 24 negara. Menariknya, banyak peserta merupakan generasi muda di bawah 30 tahun, yang menunjukkan meningkatnya kesadaran terhadap keberlanjutan di kalangan anak muda.
“Ketika kami merencanakan ICOPE 2025, ada kekhawatiran bahwa partisipasi akan menurun. Namun, kenyataannya melebihi ekspektasi kami. Antusiasme dari berbagai pihak menunjukkan bahwa transformasi pertanian berkelanjutan bukan lagi sekadar wacana, tetapi menjadi keharusan,” tutup Caliman.
Dengan meningkatnya tantangan akibat perubahan iklim, konferensi ini diharapkan dapat memberikan arah yang jelas bagi masa depan pertanian yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan. (T2)
