BPDP, Ditjenbun, dan IPB Training Tingkatkan Kompetensi Petani Sawit Riau Melalui Pelatihan Pemetaan Kebun

oleh -2.273 Kali Dibaca
Editor: Redaksi InfoSAWIT
InfoSAWIT
Dok. InfoSAWIT/Sebanyak 104 petani dari berbagai kabupaten di Riau, seperti Kuantan Singingi, Bengkalis, Rokan Hilir, dan Rokan Hulu, mengikuti pelatihan teknis pemetaan kebun sawit berbasis teknologi.

InfoSAWIT, PEKANBARU – Upaya percepatan transformasi sektor perkebunan kelapa sawit terus digalakkan pemerintah. Salah satunya diwujudkan melalui pelatihan teknis pemetaan kebun sawit berbasis teknologi yang digelar oleh Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) dan Direktorat Jenderal Perkebunan (Ditjenbun) Kementerian Pertanian RI, bekerja sama dengan IPB Training.

Selama empat hari, 12–15 Juni 2025, sebanyak 104 petani dari berbagai kabupaten di Riau, seperti Kuantan Singingi, Bengkalis, Rokan Hilir, dan Rokan Hulu, mengikuti pelatihan di The Hotel Bono, Pekanbaru. Kegiatan ini merupakan bagian dari Program Pengembangan Sumber Daya Manusia Perkebunan Kelapa Sawit Tahun 2025, Angkatan 1 hingga 3.

Pelatihan ini dirancang untuk membekali peserta dengan pengetahuan dan keterampilan pemetaan lahan kebun secara mandiri, menggunakan teknologi modern. Materi yang diajarkan meliputi pengenalan alat pemetaan, teknik pelacakan di lapangan (tracking), pengolahan data spasial, hingga pembuatan peta digital. Dengan kemampuan ini, para petani diharapkan tidak hanya menjadi pelaku produksi, tapi juga pengelola yang mampu merencanakan kebunnya secara presisi dan berkelanjutan.

BACA JUGA: Sri Mulyani Lantik Pengurus Baru BPDP, Berikut Susunannya

Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Riau, Syahrial Abdi, AP menilai pelatihan ini sebagai langkah strategis dalam menjawab tantangan perkebunan sawit di Riau. “Selama ini akses terhadap ilmu pemetaan masih terbatas, namun melalui program ini, pemerintah hadir memberikan solusi nyata bagi para petani dan aparatur daerah,” ujarnya dalam keterangan resmi diterima InfoSAWIT, Senin (16/6/2025). Ia juga menyampaikan apresiasi dari Gubernur Riau, Abdul Wahid, yang melihat pelatihan ini sebagai bentuk penguatan SDM yang menyentuh langsung masyarakat.

Sementara itu, Prof. Baba Barus, dari IPB Training yang hadir sebagai narasumber, menekankan bahwa kemampuan membaca dan membuat peta adalah fondasi penting dalam perencanaan dan pengambilan keputusan. “Pelatihan ini memperkenalkan tiga metode pemetaan: menggunakan smartphone, GPS, dan drone. Semuanya dirancang agar mudah diakses dan diaplikasikan oleh petani,” terangnya.

Pelatihan ini tidak hanya berlangsung di ruang kelas. Praktikum lapangan menjadi bagian penting dari proses belajar. Di Kebun Sei Galuh milik PTPN IV Regional III, peserta dibagi dalam kelompok kecil dan dibekali dengan perangkat seperti GPS, aplikasi Avenza Maps, dan Open Camera. Mereka ditugaskan menelusuri jalur kebun, mencatat koordinat, serta mendokumentasikan titik-titik penting dengan foto yang terintegrasi dengan lokasi.

BACA  JUGA: IEU-CEPA Siap Rampung, Peluang Minyak Sawit Indonesia Menembus Pasar Uni Eropa Makin Terbuka

Peserta juga melakukan pencatatan waypoint untuk 15 pohon sawit dalam area praktik, sebagai simulasi awal dalam membentuk database kebun. Kegiatan semakin menarik dengan adanya sesi demonstrasi drone. Dua jenis penggunaan drone diperkenalkan—untuk pemetaan dan dokumentasi visual. Peserta diberi kesempatan mencoba langsung, dipandu oleh trainer berpengalaman. Antusiasme pun memuncak saat drone mulai mengudara.

Seluruh data dari praktik lapangan kemudian diproses untuk menyusun peta kebun dan poligon digital keesokan harinya. Hasil pelatihan ini tidak hanya memberi pemahaman teknis, tetapi juga membuka jalan bagi terbentuknya basis data perkebunan rakyat di masa depan.

Dengan pembekalan ini, para petani sawit di Riau kini memasuki babak baru: dari sekadar pengelola tradisional menuju pemanfaat teknologi dalam tata kelola kebun yang efisien, legal, dan berorientasi pada keberlanjutan. (T2)


InfoSAWIT

Dapatkan update berita seputar harga TBS, CPO, biodiesel dan industri kelapa sawit setiap hari dengan bergabung di Grup Telegram "InfoSAWIT - News Update", caranya klik link InfoSAWIT-News Update, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel. Bisa juga IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS.


Atau ikuti saluran Whatsapp "InfoSAWIT News", caranya klik link InfoSAWIT News dan Group Whatsapp di InfoSAWIT News Update

Untuk informasi langganan dan Iklan silahkan WhatsApp ke Marketing InfoSAWIT_01 dan Marketing InfoSAWIT_02 atau email ke sawit.magazine@gmail.com