InfoSAWIT, PEKANBARU — Upaya pemulihan kawasan hutan konservasi Taman Nasional (TN) Tesso Nilo di Kabupaten Pelalawan, Riau, kembali diperkuat melalui aksi nyata pemusnahan tanaman sawit ilegal dan penanaman pohon oleh Komandan Korem 031/Wira Bima, Brigjen TNI Sugiyono, pada Selasa.
Dalam kegiatan yang berlangsung di Desa Segati itu, Brigjen Sugiyono didampingi oleh Kasi Intel Kasrem 031/WB Letkol Cpn Fransiskus Hendra Gunawan dan Dantim Intel Korem 031/WB Mayor Kav Christopher Leonard Bessie. Aksi ini melibatkan kolaborasi lintas sektor, mulai dari Balai TN Tesso Nilo, aparat penegak hukum, pemerintah daerah, hingga komunitas masyarakat peduli lingkungan.
“Ini bukan sekadar aksi simbolik, tapi langkah nyata untuk mengembalikan fungsi ekologis TN Tesso Nilo. Hutan ini milik bersama dan menjadi tanggung jawab kita untuk melindunginya,” ujar Brigjen Sugiyono dalam pernyataannya dilansir InfoSAWIT dari Media Center Riau, Sabtu (5/7/2025).
TN Tesso Nilo merupakan salah satu kawasan konservasi terpenting di Sumatera. Hutan ini tidak hanya menjadi rumah bagi keanekaragaman hayati yang tinggi, tetapi juga habitat utama satwa langka seperti gajah dan harimau Sumatera. Namun, keberadaannya terus terancam oleh maraknya aktivitas perambahan dan alih fungsi lahan secara ilegal, khususnya untuk perkebunan kelapa sawit.
Tanaman sawit ilegal yang dimusnahkan hari itu merupakan bagian dari kawasan yang telah digarap tanpa izin dan berdampak langsung terhadap kerusakan ekosistem hutan. Dalam beberapa tahun terakhir, luas area yang terdegradasi oleh aktivitas ilegal ini meningkat signifikan, sehingga diperlukan tindakan konkret dan terkoordinasi.
Setelah pemusnahan, kegiatan dilanjutkan dengan penanaman pohon sebagai bagian dari strategi restorasi ekologis. Pohon-pohon yang ditanam diharapkan dapat mengembalikan tutupan hutan dan memperbaiki fungsi hidrologis serta habitat satwa liar di kawasan tersebut.
BACA JUGA: Wamenlu Sampaikan Dampak EUDR ke Petani Kecil, Dinilai Diskriminatif
Menurut perwakilan Balai TN Tesso Nilo, restorasi ini merupakan langkah awal dari rangkaian pemulihan jangka panjang yang membutuhkan komitmen semua pihak. “Kami mengapresiasi dukungan dari TNI dan masyarakat. Kolaborasi ini menjadi kunci keberhasilan konservasi Tesso Nilo,” katanya.
Brigjen Sugiyono juga menegaskan kesiapan TNI dalam mendukung langkah-langkah terpadu untuk memulihkan kawasan hutan konservasi, termasuk dalam penegakan hukum terhadap pelaku perambahan ilegal. “Kami akan terus bersinergi dengan instansi terkait untuk memastikan kawasan ini kembali aman dan terlindungi,” tambahnya. (T2)
