Petani Berdaya, Sawit Berjaya: Pelatihan dari BPDP dan Ditjenbun Tingkatkan Kualitas Petani Sawit dari Paser

oleh -3.645 Kali Dibaca
Editor: Redaksi InfoSAWIT
InfoSAWIT
Dok. InfoSAWIT/ Pelatihan Teknis Panen dan Pascapanen di Kabupaten Paser, 94 peserta dari tiga angkatan, dan menjadi bagian dari Program Pengembangan Sumber Daya Manusia Perkebunan Kelapa Sawit (SDMPKS).

InfoSAWIT, PASER – Pemerintah kembali menegaskan komitmennya dalam meningkatkan kapasitas petani sawit melalui pembukaan resmi Pelatihan Teknis Panen dan Pascapanen di Kabupaten Paser, Kalimantan Timur. Kegiatan yang berlangsung sejak 28 Juli hingga 1 Agustus 2025 ini melibatkan 94 peserta dari tiga angkatan, dan menjadi bagian dari Program Pengembangan Sumber Daya Manusia Perkebunan Kelapa Sawit (SDMPKS).

Pelatihan ini terselenggara atas kerja sama antara Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP), Direktorat Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian, serta PT Citra Widya Education (CWE) sebagai mitra pelaksana.

Dalam sambutannya, Direktur Utama PT CWE, Nugroho Kristono, menyampaikan bahwa pelatihan ini bukan sekadar transfer ilmu teknis, melainkan juga upaya strategis dalam membangun motivasi dan kemandirian petani. “Petani sawit adalah ujung tombak utama produktivitas tandan buah segar nasional. Pelatihan ini menjadi bukti konkret komitmen pemerintah dalam mendukung pekebun sawit menuju swasembada pangan dan energi,” ujarnya dalam keterangan resmi diterima InfoSAWIT, Sabtu (2/8/2025).

BACA JUGA: Petani Sawit Swadaya Ubah Limbah Jadi Berkah untuk Lingkungan dan Produksi

Selama lima hari, peserta akan mendapatkan materi di kelas, diskusi interaktif, serta praktik langsung melalui kunjungan ke kebun kelapa sawit milik PT AJP. Dengan pendekatan ini, diharapkan para peserta dapat memahami secara langsung praktik terbaik dalam panen dan pascapanen sawit.

Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Paser, Djoko Bawono, mengapresiasi pelaksanaan pelatihan ini yang dinilai sangat penting, mengingat Kabupaten Paser memiliki lebih dari 52.000 petani sawit dengan luas lahan mencapai 253.000 hektar. Meski demikian, hasil panen belum optimal. “Inilah yang menjadi latar belakang pentingnya pelatihan ini. Saya juga mengajak para petani untuk aktif berdiskusi dan menerapkan ilmu yang diperoleh di kebun masing-masing,” tutur Djoko.

Tak hanya itu, Kabupaten Paser juga tengah menjalankan sejumlah program strategis dari BPDP, termasuk Peremajaan Sawit Rakyat (PSR). Hingga saat ini, luas lahan yang telah diremajakan mencapai 7.879 hektar, dengan target tambahan minimal 3.000 hektar tahun ini. “Kabar baiknya, alokasi dana PSR juga meningkat dari Rp30 juta menjadi Rp60 juta per hektar. Ini peluang besar bagi petani untuk memperbaiki dan memperemajakan kebun mereka,” tambahnya.

BACA JUGA: Tingkatkan Produksi dan Kemakmuran Petani, BDPDPKS bekerjasama dengan DITJENBUN dan PT CWE dengan Gelar Pelatihan Teknis Budidaya dan Panen Pasca Panen Kelapa Sawit untuk 88 Petani Kabupaten Bengkulu Utara

Djoko juga mengungkapkan bahwa pihaknya tengah mengupayakan peningkatan jumlah peserta pelatihan untuk tahun mendatang, dengan target dari Ditjenbun sebanyak 400 peserta, dan berharap bisa diperluas hingga 600–700 orang.

Dengan semangat kolaborasi antara pemerintah pusat, daerah, dan lembaga pendidikan, pelatihan ini diharapkan mampu menjadi langkah nyata dalam mendorong peningkatan produktivitas kebun, kesejahteraan petani, serta mendukung ketahanan pangan dan energi nasional. (T2)


Dapatkan update berita seputar harga TBS, CPO, biodiesel dan industri kelapa sawit setiap hari dengan bergabung di Grup Telegram "InfoSAWIT - News Update", caranya klik link InfoSAWIT-News Update, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel. Bisa juga IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS.


Atau ikuti saluran Whatsapp "InfoSAWIT News", caranya klik link InfoSAWIT News dan Group Whatsapp di InfoSAWIT News Update

Untuk informasi langganan dan Iklan silahkan WhatsApp ke Marketing InfoSAWIT_01 dan Marketing InfoSAWIT_02 atau email ke sawit.magazine@gmail.com