InfoSAWIT, JAKARTA – Varietas benih DxP Dami Mas IGR (Intermediate Ganoderma Resistant) menjadi pusat perhatian dalam customer gathering PT Dami Mas Sejahtera, divisi benih Sinar Mas Agribusiness and Food, yang dihadiri hampir 100 pelanggan pada Kamis (18/9/2025) lalu.
Benih unggul ini dikembangkan melalui riset panjang dan uji lapangan oleh SMART Research Institute (SMARTRI). Keunggulannya terletak pada ketahanan terhadap Ganoderma boninense, penyakit busuk pangkal batang yang selama ini menjadi momok serius di perkebunan kelapa sawit. Pada lahan yang sudah terinfeksi, DxP Dami Mas IGR terbukti mampu menghasilkan performa hingga 50% lebih baik dibandingkan varietas konvensional.
“Peremajaan adalah tahap krusial dalam siklus budidaya. Dengan varietas tahan Ganoderma seperti DxP Dami Mas IGR, petani maupun perusahaan bisa menjaga produktivitas jangka panjang,” ujar VP Agronomi Sinar Mas Agribusiness and Food, dalam keterangan resmi diterima InfoSAWIT, Jumat (19/9/2025).
CEO PT Dami Mas Sejahtera, Suryanto Bun, menegaskan bahwa kehadiran varietas IGR menjadi bagian dari komitmen perusahaan untuk mendukung pelanggan menghadapi tantangan produktivitas dan keberlanjutan. “Kami ingin solusi nyata yang bisa membantu petani maupun perusahaan memperkuat ketahanan kebun, bukan sekadar meningkatkan hasil,” katanya.
Selain memperkenalkan inovasi benih, acara ini juga diisi diskusi tentang praktik peremajaan yang efektif serta pemberian penghargaan bagi pelanggan berprestasi. Namun, kehadiran DxP Dami Mas IGR diyakini menjadi jawaban penting bagi industri sawit Indonesia yang tengah berupaya mencapai produktivitas 7 ton per hektare sesuai target nasional. (T2)
Klik untuk Infomasi Pembelian Benih Sawit Dami Mas
