InfoSAWIT, JAKARTA – Harga minyak sawit mentah (CPO) pada PT. Kharisma Pemasaran Bersama Nusantara (KPBN) ditetapkan Rp. 14.555/kg pada Selasa (13/1/2026), dengan demikian harga CPO tercatat naik Rp. 154/kg atau naik sekitar 1,07% dibandingkan harga CPO pada Senin (12/1/2026) yang mencapai Rp. 14.401/Kg.
Dari informasi yang didapat InfoSAWIT dari KPBN, harga CPO Franco Dumai ditetapkan Rp. 14.555/Kg. Harga FOB Teluk Bayur dibuka Rp. 14.425/Kg, namun terjadi Withdraw (WD) dengan harga CPO penawaran tertinggi Rp. 14.220/kg.
Sementara, dilansir Reuters, harga minyak sawit mentah (CPO) di Bursa Malaysia kembali menguat pada perdagangan Selasa, (13/1/2026), melanjutkan kenaikan untuk sesi kedua berturut-turut. Penguatan ini ditopang naiknya harga minyak nabati pesaing serta data ekspor yang memberi sinyal permintaan mulai membaik di awal Januari.
BACA JUGA: Harga TBS Sawit Swadaya Riau Periode 14-20 Januari 2026 Naik Rp. 57,98 per Kg
Harga kontrak acuan minyak sawit di Bursa Malaysia Derivatives Exchange untuk pengiriman Maret 2026 tercatat naik RM41 per ton atau naik 1% menjadi RM4.131 per ton pada perdagangan tengah hari.
Pergerakan harga sawit juga mengikuti penguatan minyak nabati lainnya. Harga kontrak minyak sawit di Dalian (kontrak paling aktif) tercatat naik 1,62%, sementara harga soyoil di Chicago Board of Trade (CBOT) menguat 0,62%.
Di pasar global, minyak sawit memang bersaing ketat dengan minyak kedelai dan minyak nabati lainnya. Karena itu, pergerakan harga kompetitor kerap menjadi faktor yang ikut “menarik” arah sawit.
BACA JUGA: Maybank IB Prediksi Harga CPO 2026 Rata-rata RM4,100 per Ton, B50 Indonesia Jadi Penentu
Berikut Tender KPBN (Rp.Kg), Excld PPN pada Selasa (13/1/2026):
CPO_____
Franco Dumai Rp. 14.555-EUP
Franco Teluk Bayur Rp. 14.425 (WD). Penawaran tertinggi Rp. 14.220-WNI
CPKO_____
Franco Dumai Rp. 25.434-IBP
(T2)
