InfoSAWIT, JAKARTA – Saham PT Perusahaan Perkebunan London Sumatra Indonesia Tbk (LSIP) ditutup menguat pada level Rp1.200 per saham atau naik sekitar 0,42% dalam perdagangan terbaru di Bursa Efek Indonesia (BEI).
Dilansir InfoSAWIT dari Google Finance, Jumat (21/2/2026), penguatan tersebut mencerminkan kenaikan sebesar Rp5 dibandingkan posisi penutupan sebelumnya di level Rp1.195 per saham.
Sepanjang sesi perdagangan, saham LSIP bergerak dalam rentang harian Rp1.190 hingga Rp1.210 per saham. Sementara itu, dalam periode satu tahun terakhir, saham emiten perkebunan tersebut tercatat berada di kisaran Rp935 hingga Rp1.475 per saham.
BACA JUGA: AS Resmi Pangkas Tarif Nol Persen untuk 1.819 Produk RI, Minyak Sawit Masuk Daftar Utama
Dari sisi fundamental, LSIP memiliki kapitalisasi pasar sekitar Rp8,18 triliun dengan rata-rata volume transaksi harian mencapai 10,57 juta lembar saham. Rasio harga terhadap laba (price to earnings ratio/PER) tercatat sebesar 4,26, sedangkan tingkat imbal hasil dividen (dividend yield) berada di kisaran 5,42%.
Pergerakan saham LSIP tersebut mencerminkan sentimen pasar yang masih cukup positif terhadap sektor perkebunan, seiring prospek harga komoditas minyak sawit mentah (CPO) yang relatif stabil di pasar global.
BACA JUGA: Ramai Soal Definisi Sawit di KBBI, Ini Penjelasan Badan Bahasa dan Peneliti BRIN
Kinerja saham emiten berbasis kelapa sawit ini juga dinilai tetap menarik bagi investor, khususnya dalam konteks potensi dividen dan valuasi yang relatif kompetitif di sektor agribisnis. (T2)
Disclaimer: Tulisan ini hanya sebagai referensi bagi pembaca. Tidak untuk mengajak atau mempengaruhi keputusan seseorang dalam berinvestasi. Segala tindakan yang diambil dalam berinvestasi saham, bukan menjadi tanggung jawab redaksi.
