GAPKI: Produksi Sawit 2025 Naik 7,2%, Industri Hadapi Tantangan Tata Kelola dan Tekanan Global

oleh -3.242 Kali Dibaca
Editor: Redaksi InfoSAWIT
InfoSAWIT
Dok. InfoSAWIT/ Konferensi Pers dan Buka Puasa Bersama GAPKI, yang dihadiri InfoSAWIT, Kamis (12/3/2026).

InfoSAWIT, JAKARTA – Industri kelapa sawit nasional mencatat kinerja positif sepanjang 2025 dengan peningkatan produksi dan ekspor. Namun di sisi lain, sektor strategis ini masih menghadapi berbagai tantangan domestik maupun global yang berkaitan dengan produktivitas, regulasi, hingga isu keberlanjutan.

Sekretaris Jenderal Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI), Hadi Sugeng, mengungkapkan produksi minyak sawit mentah (CPO) Indonesia pada 2025 mencapai 51,7 juta ton, meningkat 7,2% dibandingkan 2024 yang sebesar 48,2 juta ton.

“Produksi CPO tahun 2025 tumbuh 7,2% dibandingkan tahun sebelumnya. Hal ini antara lain dipengaruhi kondisi cuaca yang relatif baik sepanjang tahun serta harga sawit yang tinggi pada 2024 sehingga mendorong petani merawat kebun dengan lebih optimal,” ujar Hadi, dalam Konferensi Pers dan Buka Puasa Bersama GAPKI, yang dihadiri InfoSAWIT, Kamis (12/3/2026).

BACA JUGA: Harga CPO KPBN Inacom Naik Pada Kamis (12/3), Perdagangan CPO di Bursa Malaysia Menguat

Selain produksi, kinerja ekspor juga mengalami peningkatan. Sepanjang 2025, volume ekspor minyak sawit Indonesia mencapai 32,3 juta ton, atau naik 9,5% dibandingkan 2024 yang sebesar 29,5 juta ton. Permintaan global tetap kuat karena harga minyak sawit relatif lebih kompetitif dibandingkan minyak nabati lainnya.

Di sisi domestik, konsumsi minyak sawit juga meningkat. Konsumsi dalam negeri tercatat 24,8 juta ton pada 2025, naik 3,8% dari 23,9 juta ton pada 2024. Pertumbuhan ini terutama didorong sektor biodiesel yang meningkat 11%, sementara konsumsi pangan turun 3,6% dan sektor oleokimia naik sekitar 1%.

“Pertumbuhan konsumsi dalam negeri terutama ditopang oleh biodiesel yang meningkat 11%, sementara konsumsi pangan mengalami penurunan dan oleokimia tumbuh terbatas,” kata Hadi.

BACA JUGA: Biaya Logistik Sawit Naik 50% Akibat Konflik Geopolitik, Permintaan Ekspor Mulai Melambat

 

Tantangan Industri Sawit di Dalam Negeri

Hadi menjelaskan, meski kinerja produksi meningkat, industri sawit masih menghadapi tantangan struktural, terutama penurunan produktivitas nasional di tengah meningkatnya konsumsi domestik, khususnya untuk program biofuel.

Menurutnya, percepatan Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) serta program intensifikasi kebun menjadi langkah penting untuk meningkatkan produktivitas.

“Percepatan PSR serta program intensifikasi perlu dilakukan melalui kolaborasi dengan kementerian dan lembaga terkait, termasuk pengembangan plasma nutfah unggul, introduksi serangga penyerbuk, pengembangan klon sawit toleran Ganoderma, serta penerapan praktik budidaya yang baik,” jelas Hadi.

BACA JUGA: Taruhan Sawit Dunia di 2026

Tantangan lain adalah indikasi tumpang tindih kebun sawit dengan kawasan hutan. Berdasarkan data yang disampaikan GAPKI, sekitar 4,09 juta hektare kebun sawit telah diambil alih negara melalui Satgas Penertiban Kawasan Hutan (PKH), dengan sekitar 1,7 juta hektare di antaranya telah diserahkan kepada PT Agrinas Palma Nusantara (APN).

Ke depan, luas area yang terdampak diperkirakan masih dapat bertambah hingga 4–5 juta hektare pada 2026.

“Dalam hal ini diperlukan solusi kebijakan yang mempertimbangkan kondisi di lapangan, terutama bagi kebun yang telah memiliki hak atas tanah,” ujar Hadi.


InfoSAWIT

Dapatkan update berita seputar harga TBS, CPO, biodiesel dan industri kelapa sawit setiap hari dengan bergabung di Grup Telegram "InfoSAWIT - News Update", caranya klik link InfoSAWIT-News Update, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel. Bisa juga IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS.


Atau ikuti saluran Whatsapp "InfoSAWIT News", caranya klik link InfoSAWIT News dan Group Whatsapp di InfoSAWIT News Update

Untuk informasi langganan dan Iklan silahkan WhatsApp ke Marketing InfoSAWIT_01 dan Marketing InfoSAWIT_02 atau email ke sawit.magazine@gmail.com