Berdasarkan hasil pengujian, penggunaan biodiesel B50 menunjukkan performa yang stabil. Parameter utama seperti daya mesin, konsumsi bahan bakar, efisiensi kerja, serta kinerja operasional dinilai telah memenuhi standar nasional (SNI).
Temuan ini memperkuat potensi penerapan biodiesel B50 secara luas pada sektor pertanian tanpa mengganggu performa maupun keandalan alsintan.
Melalui integrasi inovasi teknologi bioreaktor dan pengujian di lapangan, Kementan optimistis pemanfaatan bioenergi dapat meningkatkan efisiensi operasional pertanian, mengurangi ketergantungan terhadap energi fosil, serta memperkuat fondasi pertanian modern yang berkelanjutan dalam mendukung keberhasilan program B50 nasional. (T2)
