Model pendampingan menyeluruh ini diharapkan dapat mempercepat transformasi kebun rakyat menjadi lebih produktif, modern, dan berkelanjutan.
Momentum Baru Kolaborasi PSR
Forum Diskusi Terbatas bertajuk “Percepatan Peremajaan Sawit Rakyat sebagai Langkah untuk Membawa Petani ke Era Industri” juga menjadi momentum penting karena mempertemukan untuk pertama kalinya empat lembaga negara yang terlibat langsung dalam ekosistem PSR, mulai dari Kementerian Pertanian, Kementerian Kehutanan, Kementerian ATR/BPN, hingga BPDP, bersama pemangku kepentingan industri sawit nasional.
Ketua Rumah Sawit Indonesia (RSI), Kacuk Sumarto, menilai pertemuan lintas lembaga tersebut menjadi sinyal kuat bagi percepatan implementasi PSR di lapangan.
“Ini momentum penting untuk mempercepat program PSR agar petani sawit dapat masuk ke era industri yang lebih produktif dan berdaya saing,” ujarnya.
Dengan dukungan kebijakan, pembiayaan, serta pendampingan yang terintegrasi, percepatan PSR dinilai dapat menjadi fondasi utama dalam meningkatkan kesejahteraan petani sawit sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai produsen minyak sawit terbesar di dunia. (T2)
