Petani Sawit Berharap Pada Menteri ATR/BPN yang Baru, Guna Selesaikan Masalah Lahan 

oleh -1.779 Kali Dibaca
Info sawit
Dok. Istimewa / Ketua Ketua DPD I Aspek-PIR Sumatera Utara, Syarifuddin Sirait

InfoSAWIT, MEDAN – Hadi Tjahjanto, mantan Panglima TNI, resmi menggantikan Sofyan Djalil sebagai Menteri ATR/BPN. Mantan penerbang TNI AU ini secara sah dilantik Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Negara, Jakarta, Rabu (15/6/2022) siang.

Menanggapi pergantian ini, Ketua DPD I Asosiasi Petani Kelapa Sawit Perkebunan Inti Rakyat (Aspek-PIR) Sumatera Utara, Syarifuddin Sirait mengucapkan syukur dan berterimakasih kepada Presiden Jokowi karena telah melakukan pergantian Menteri ATR/BPN.

“Dan kepada Bapak Menteri ATR/BPN yang baru, tolong Pak, selesaikan persoalan kebun sawit rakyat yang diklaim masuk dalam kawasan hutan. Kasihan petani sawit,” kata Syarifuddin kepada InfoSAWIT, Kamis (16/6/2022).

Bukan tanpa sebab ia mengucap syukur sekaligus menaruh harapan ke Hadi Tjahjanto, kata Syarifuddin Sirait, problem yang banyak menghimpit persoalan petani sawit, baik swadaya maupun plasma atau PIR, di Sumut adalah persoalan legalitas lahan dan klaim masuk dalam kawasan hutan.

BACA JUGA : Mantan Panglima Hadi Tjahjanto, Jadi Menteri ATR Gantikan Sofyan Djalil

Kendala ini yang membuat target program peremajaan sawit rakyat (PSR) tak pernah bisa dicapai Sumatera Utara. Pihaknya sendiri merasakan dua isu itu sehingga memberikan banyak kesulitan.

Syarifuddin yang juga sebagai Kata Ketua Koperasi Petani Kelapa Sawit (KPKS), mencontohkan kasus para petani PIR-Trans di Desa Gotting Sidodadi, Kecamatan Bandar Pasir Mandoge, Kabupaten Asahan, telah menjadi korban klaim dalam kawasan hutan dan legalitas lahan.

“Memang saya, jujur saja, kaget waktu baca running text di TV beberapa hari lalu yang memuat pernyataan Presiden Jokowi yang mengingatkan agar jangan ada lagi pihak-pihak yang berupaya menyusahkan petani sawit. Saya kaget, tapi rupanya mungkin itu pertanda ada pergantian Menteri ATR/BPN yang baru,” kata Syarifuddin Sirait.

Ia lalu mengenang, sejak awal 1990-an mereka telah mengelola kebun sawit PIR-Trans program Presiden Soeharto. Namun saat hendak ikut program PSR  pada tahun 2018, ada sebagian kebun sawit mereka diklaim masuk dalam kawasan hutan.

“Kan aneh, sudah ada kebun sawit, ada rumah penduduk, Kantor Polisi, rumah ibadah, ehhh, disebut pula masuk ke dalam kawasan hutan,” kata Syarifuddin Sirait.

Selain itu, pihaknya pun kini tengah memperjuangkan proses kepemilikan melalui sertifikasi hak milik (SHM) di ATR/BPN setelah menempuh dan memenangi proses peradilan yang panjang. 

Pihaknya berharap banyak ke Hadi Tjahjanto sebagai Menteri ATR/BPN yang baru. Background Hadi sebagai mantan Panglima TNI diyakini bisa membantu percepatan persoalan legalitas lahan petani sawit. (T5)

Dapatkan update berita seputar harga TBS, CPO, biodiesel dan industri kelapa sawit setiap hari dengan bergabung di Grup Telegram "InfoSAWIT - News Update", caranya klik link InfoSAWIT-News Update, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel. Bisa juga IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS.


Atau ikuti saluran Whatsapp "InfoSAWIT News", caranya klik link InfoSAWIT News dan Group Whatsapp di InfoSAWIT News Update

Untuk informasi langganan dan Iklan silahkan WhatsApp ke Marketing InfoSAWIT_01 dan Marketing InfoSAWIT_02 atau email ke sawit.magazine@gmail.com