Harga Minyak Sawit Melonjak 4%, Disaat Indonesia Tiadakan Pungutan Ekspor

oleh -1.597 Kali Dibaca
InfoSAWIT
Dok. InfoSAWIT

InfoSAWIT, KUALA LUMPUR – Harga minyak kelapa sawit di Bursa Berjangka di Malaysia tercatat naik pada Senin (18/7/2022), mengikuti kenaikan harga minyak kedelai. Sementara adanya kebijakan Indonesia menghapus sementara Pungutan Ekspor (PE) untuk minyak sawit yang membatasi kenaikan.

Kontrak minyak sawit acuan FCPOc3 untuk pengiriman Oktober 2022 di Bursa Malaysia Derivatives Exchange melonjak RM 148  per ton, atau terdapat peningkatan sekitar 4,08%, menjadi RM 3.777 (US$ 849,15) per ton pada awal perdagangan.

Pada Jumat (15/7/2022) lalu pemerintah Indonesia resmi meniadakan Pungutan Ekspor (PE) yang dikumpulkan oleh Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS), dengan alasan supaya bisa mengangkat harga Tandan Buah Segar (TBS) Sawit milik petani.

Kebijakan tersebut terangkum dalam Peraturan Menteri Keuangan Nomor 115/PMK.05/2022 tentang Perubahan atas Peraturan Menteri Keuangan Nomor 103/PMK.05/2022 tentang Tarif Layanan Badan Layanan Umum Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit pada Kementerian Keuangan.

Dalam Whatsapp Direktur Utama BPDPKS yang diterima InfoSAWIT, Sabtu (16/7/2022) mencatat, kebijakan tersebut akan berlaku sementara, terhitung sejak diundangkan tanggal 15 sampai dengan 31 Agustus 2022.  

Sementara, kontrak soyoil teraktif Dalian, DBYcv1 naik 3,3%, sementara kontrak minyak sawit DCPcv1 naik 3,5%. Harga kedelai di Chicago Board of Trade BOcv1 turun setelah naik 4% pada hari Jumat (15/7/2022).

Minyak sawit dipengaruhi oleh pergerakan harga minyak terkait karena mereka bersaing untuk mendapatkan bagian dalam sayuran global

Analis Teknis Reuters Wang Tao mencatat, harga minyak kelapa sawit mungkin berada di RM 3.782 per ton, serta berpotensi akan naik dikisaran RM 3.900 – RM 4.090 per ton. (T2)


Dapatkan update berita seputar harga TBS, CPO, biodiesel dan industri kelapa sawit setiap hari dengan bergabung di Grup Telegram "InfoSAWIT - News Update", caranya klik link InfoSAWIT-News Update, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel. Bisa juga IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS.


Atau ikuti saluran Whatsapp "InfoSAWIT News", caranya klik link InfoSAWIT News dan Group Whatsapp di InfoSAWIT News Update

Untuk informasi langganan dan Iklan silahkan WhatsApp ke Marketing InfoSAWIT_01 dan Marketing InfoSAWIT_02 atau email ke sawit.magazine@gmail.com