InfoSAWIT,KUALA LUMPUR – Harga minyak sawit berjangka Malaysia tercatat menurun pada Kamis (1/9/2022) ke level terendah dalam seminggu ini, menyusul pelemahan harga minyak nabati lainnya ditengah prediksi pasokan yang melimpah di musim puncak panen.
Dilansir Reuters, kontrak minyak sawit acuan FCPOc3 untuk pengiriman November 2022 di Bursa Malaysia Derivatives Exchange turun RM 67 per ton, atau terdapat penurunan sekitar 1,62%, menjadi RM 4.077 (US$ 909,64) per ton pada tengah hari Kamis, kontrak tersebut menunjukkan harga terendah sejak 24 Agustus lalu.
Pasar berada dalam tekanan dan diambang pelemahan lantaran terdapat ekspektasi pertumbuhan produksi yang kuat pada Agustus, kegiatan ekspor kurang mengimbangi sehingga diperkirakan stok akan berada di atas 2 juta ton, kata seorang pedagang yang berbasis di Kuala Lumpur.
BACA JUGA: Pengiriman Minyakita Ke Papua Barat Berikutnya Pada September 2022
Ekspor produk minyak sawit Malaysia untuk Agustus naik 1,6% menjadi 1.299.116 ton dari Juli, catat surveyor kargo Intertek Testing Services dalam laporannya, Rabu.
