InfoSWIT, JAKARTA – Harga minyak sawit mentah (CPO) di Bursa Berjangka Malaysia tercatat melorot pada hari Rabu (25/1/2023), yang mana pada hari pertama perdagangan setelah liburan Tahun Baru Imlek, harga CPO melemah mengikuti pelemahan harga minyak kedelai di Amerika Serikat (AS).
Dilansir Reuters, kontrak acuan minyak sawit dengan kode FCPOc3 untuk pengiriman April 2023 di Bursa Malaysia Derivatives Exchange turun 1,90% menjadi RM 3.818 (US$ 894,15) per ton pada awal perdagangan.
Sebelumnya Bursa Malaysia menutup perdagangan pada hari Senin dan Selasa lantaran libur Tahun Baru Imlek.
BACA JUGA: Produksi CPO Indonesia 2022 Turun Tipis 0,34 Persen Menjadi 46,7 juta ton
Dilansir surveyor kargo, ekspor minyak sawit Malaysia untuk periode 1-20 Januari tercatat turun 29% dari periode yang sama di Desember, karena pengiriman ke pasar utama India dan China mengalami penurunan.
Harga minyak kedelai di Chicago Board of Trade BOc2 naik 0,26%, setelah mencapai level terendahnya dalam periode sebulan pada Selasa kemarin. Pertukaran Dalian ditutup minggu ini untuk perayaan Tahun Baru Imlek. (T2)
