InfoSAWIT, KUALA LUMPUR – Merujuk analis Tim di Maybank Investment Bank Bhd (Maybank IB Research) mencatat bahwa La Nina telah berakhir, kemungkinan El Nino sedang terjadi.
Pusat Prediksi Iklim NOAA AS telah secara resmi melaporkan akhir La Nina terjadi pada 9 Maret 2023. Selanjutnya kondisi ENSO-netral berlanjut hingga musim semi dan awal musim panas di belahan bumi utara.
Setelah itu, model cuaca memperkirakan 56% hingga 63% kemungkinan El Nino muncul kembali antara Juli sampai Desember 2023. Namun, diperingatkan bahwa prediksi cuaca selama musim semi dianggap kurang akurat.
BACA JUGA: Mengenal Oleokimia Berbasis Sawit
“Bila El Nino muncul kembali di 2H23, intensitasnya (apakah El Nino ringan, sedang atau kuat) tidak diketahui pada saat ini. Sementara itu, kondisi ENSO-netral saat ini mungkin menandakan kondisi cuaca yang lebih normal yang mendukung penanaman musim semi yang akan datang di Belahan Bumi Utara,” catat pihak Maybank IB Research seperti dilansir InfoSAWIT dari Theborneopost.
Sementara, cuaca denga hujan lebat selama tiga tahun berturut-turut disebabkan oleh La Nina, Maybank IB Research mencatat bahwa prospek produksi minyak sawit tahun 2023 di Malaysia tidak mungkin terhalang oleh El Nino ringan atau sedang (jika ada).
BACA JUGA: Luhut Panjaitan: Sektor Sawit Masih Dominan yang Belum Bayar Pajak
“Sebaliknya, pencapaian hasil produksi TBS pada tahun 2023 akan lebih bergantung pada apakah perusahaan memiliki cukup pekerja, dan telah cukup memupuk perkebunan mereka selama dua tahun terakhir atau setidaknya di 1H23,” tandas Maybank IB Research. (T2)
