InfoSAWIT, MEDAN – Mantan Direktur Jenderal Perkebunan (Dirjenbun) Kementerian Pertanian (Kementan), Achmad Mangga Barani, sempat tersenyum singkat saat berada di atas podium di Convention Hall Santika Premiere Dyandra Hotel, Medan, Sabtu (17/6/2023). Ia memberi pidato singkat dalam acara peluncuran buku berjudul “Derom Bangun, Pemikiran, Karya, dan Pencapaian (Lesson Learn)”.
Acara tersebut diadakan untuk merayakan ulang tahun ke-83 tokoh nasional kelapa sawit, Derom Bangun, sekaligus peringatan hari jadi pernikahan ke-55 dengan istri tercintanya, Jendamita br Sembiring. Achmad Mangga Barani pun mengenang awal mula julukan “Duta Besar Sawit Indonesia” yang ia berikan kepada Derom Bangun.
“Dulu sebenarnya saya berkelakar saat memberikan julukan Duta Besar Sawit Indonesia kepada Pak Derom Bangun. Tetapi saya berkelakar karena rasa hormat dan kagum saya kepadanya,” kata Achmad Mangga Barani seperti dilansir InfoSAWIT.
BACA JUGA: Minyak Sawit Berkelanjutan: Bentuk Komitmen Hijau Bersama Petani
Ia jelas mengingat bagaimana saat dirinya menjabat sebagai Dirjen Perkebunan, Derom Bangun adalah seorang ahli lobi yang ulung, bahkan tidak segan-segan untuk berdebat ketika produksi kelapa sawit Indonesia mencoba dilarang oleh pihak Eropa. Manggabarani juga mengenang bagaimana Derom Bangun berhasil meyakinkan pihak India bahwa produk kelapa sawit Indonesia sehat dan tidak terkontaminasi.
“Saya mengenal Pak Derom sebagai sosok yang sangat dihormati di dalam dan luar negeri. Beliau memiliki kemampuan lobi yang handal dan pernah menjadi penasihat eksternal Bank Dunia dalam hal kelapa sawit,” ujar Mangga Barani.
Lebih lanjut tutur Mangga Barani, Ia pernah menjabat sebagai ketua GAPKI, DMSI, dan lain-lain. Hubungan saya dengan Pak Derom semakin kuat saat saya menjabat sebagai Dirjenbun Kementan pada tahun 2006-2010. “Terutama dalam urusan kelapa sawit, baik di London, Brussels, maupun wilayah lainnya,” tambah Mangga Barani.
BACA JUGA: 55 Petani Sawit Asal Siak dan Kampar Peroleh Pelatihan Panen dan Pascapanen
Mangga Barani dibuat terkejut tatkala 20 tahun kemudian, julukan yang awalnya ia berikan dengan bercanda benar-benar melekat pada Derom Bangun oleh publik kelapa sawit nasional. Hal ini membuat Achmad Mangga Barani bangga karena rasa hormat dan kagumnya terhadap Derom Bangun kini telah meluas dan diakui oleh masyarakat.
Ia berharap agar semua pemangku kepentingan sawit nasional, termasuk Pemerintah, dapat memanfaatkan sepenuhnya pengalaman dan pengetahuan yang dimiliki oleh Derom Bangun untuk diaplikasikan demi kemajuan kelapa sawit nasional. (T5)
Artikel ini telah tayang di sumatera.infosawit.com dengan judul © Berita Sawit- Soal Julukan Duta Besar Sawit ke Derom Bangun, Ini Pengakuan Achmad Mangga Barani
