JAGA SAWITAN: Wadah Buruh dan Pengusaha Menjaga Sawit

oleh -4.287 Kali Dibaca
Editor: Redaksi InfoSAWIT
infosawit
Dok. InfoSAWIT

InfoSAWIT, JAKARTA – Hubungan buruh dan pengusaha kerap dianggap tak harmonis bahkan berujung konflik yang merugikan. Sejarah panjang hubungan (industrial) buruh dan pengusaha memang penuh warna seiring dengan perkembangan jaman. Ada warna rezim imprealis, otoritarian hingga reformasi dan demokrasi masa kini.

Sawit merupakan komoditas strategis hanya saja komoditas ini kerap disayang namun sekaligus acap diganyang. Oleh karena itu, hubungan harmonis saja tidak lagi cukup. Harus kolaboratif dan produktif. Sinergitas buruh dan pengusaha diperlukan untuk mempercepat ragam praktek keberlanjutan industri sawit. Disamping itu, buruh dan pengusaha perlu secara bersama melakukan advokasi dan melawan kampanye anti sawit di pasar global.

Munculnya, JAGA SAWITAN (Jejaring Ketenagakerjaan untuk Sawit Berkelanjutan) adalah wadah baru antara buruh dan pengusaha. Yakni JAPBUSI (Jejaring Serikat Pekerja dan Buruh Sawit Indonesia) dan Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI). Wadah ini adalah salah satu hasil kerjasama industri sawit dengan ILO (International Labour Organisation).

BACA JUGA: Neraca Perdagangan Juni 2023 Surplus US$ 3,45 Miliar, Didorong Surplus Minyak Nabati Termasuk Sawit

Ketua Umum Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI), Eddy Martono didampingi oleh Sumarjono Saragih (Ketua Pengembangan SDM) melakukan perkenalan sekaligus dialog (sosial) dengan para tokoh buruh JAPBUSI yang dipimpin Sekretaris Eksekutif JAPBUSI, Nursanna Marpaung () pada Selasa 18 Juli 2023 lalu di Kantor Pusat GAPKI Jakarta.

“Dengan fondasi yang kokoh antara JAPBUSI dan GAPKI perlu terus dilanjutkan dan dikembangkan. Dengan demikian bukan hanya kulit atau kualitas hubungan saja yang bagus. Namun diwujudkan dengan praktek ketenagakerjaan yang semakin baik menuju sawit Indonesia berkelanjutan,” ungkap Eddy Martono dalam keterangan resmi diterima InfoSAWIT, belum lama ini.

Hal senada disampaikan Sumarjono Saragih, bahwa kolaborasi produktif JAPBUSI dan GAPKI dalam wadah JAGA SAWITAN sangat strategis. “Kita secara bersama mewujudkan sawit berkelanjutan dan sejalan dengan ILS (International Labour Standard). Hal ini penting karena 70% sawit diserap pasar International. Disamping itu, trend perjanjian dagang dan investasi, ILS sudah menjadi salah satu syarat atau indikator perjanjian,” kata Sumarjono.

BACA JUGA: DirjenBun Launching Taksi Alsintan Bun Sawit, Buat Petani Sawit Rakyat ini Besaran Nilainya

Sementara, dikatakan Nursanna Marpaung, pekerjaan rumah yang masih perlu dibenahi dan diimplementasikan dalam kerja sama JAGA SAWITAN terutama terkait penguatan bipartit maupun tripartit, lalu isu upah, dialog sosial dan standart ketenagakerjaan,” tandas Nursanna Marpaung. (T2)


Dapatkan update berita seputar harga TBS, CPO, biodiesel dan industri kelapa sawit setiap hari dengan bergabung di Grup Telegram "InfoSAWIT - News Update", caranya klik link InfoSAWIT-News Update, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel. Bisa juga IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS.


Atau ikuti saluran Whatsapp "InfoSAWIT News", caranya klik link InfoSAWIT News dan Group Whatsapp di InfoSAWIT News Update

Untuk informasi langganan dan Iklan silahkan WhatsApp ke Marketing InfoSAWIT_01 dan Marketing InfoSAWIT_02 atau email ke sawit.magazine@gmail.com