Aceh Timur Perkuat Dukungan Praktik Sawit Berkelanjutan

oleh -3.077 Kali Dibaca
Editor: Redaksi InfoSAWIT
InfoSAWIT
Dok.Istimewa/ Aceh Timur Perkuat Dukungan Praktik Sawit Berkelanjutan.

InfoSAWIT, IDI RAYEUK – Pj Bupati Aceh Timur, Mahyuddin, dengan tegas menyatakan bahwa Kabupaten Aceh Timur sepenuhnya mendukung PPI Compact sebagai model tata kelola yang melibatkan pemerintah dan swasta untuk mendorong pertumbuhan hijau dan inklusif, serta menggalakkan bisnis yang berkelanjutan. Mahyuddin menekankan tiga pilar utama dalam pendekatan ini: produksi, proteksi, dan inklusi sosial.

Dikutip InfoSAWIT dari Laman Pemkab Aceh Timur, Senin (4/3/2024), melalui pendekatan ini, Kabupaten Aceh Timur berkomitmen untuk meningkatkan produksi sambil memperhatikan keberlanjutan lingkungan dan memastikan akses yang merata pada kehidupan yang lebih baik bagi semua pihak.

Pada acara kunjungan kerja lapangan oleh komisi pengarah program Niscops Indonesia di Kabupaten Aceh Timur, pada 1 Maret 2024 lalu, Mahyuddin menyampaikan harapannya akan adanya program-program berkelanjutan yang didukung oleh Kementerian Perekonomian, Kementerian Pertanian, dan pihak terkait lainnya, terutama lembaga mitra yang telah memberikan kontribusi besar selama ini.

BACA  JUGA: GAPKI: Semakin Matang di Usia 43 Tahun, Tetap Hadapi Tantangan Besar

Tahun 2023, pemerintah Kabupaten Aceh Timur telah melaksanakan penandatanganan nota kesepahaman tentang peningkatan produksi berkelanjutan, perlindungan kawasan hutan, dan inklusi sosial, yang dikenal sebagai PPI Compact. Penandatanganan ini melibatkan para pemangku kepentingan kunci untuk pembangunan komoditas berkelanjutan di Aceh Timur.

Untuk mengimplementasikan butir-butir nota kesepahaman tersebut, dibentuklah satgas PUPL yang berkomitmen untuk menjalankan PPI Compact di Aceh Timur. Tujuannya adalah untuk memetakan persoalan dan kebutuhan terkait produksi berkelanjutan, perlindungan kawasan hutan, dan inklusi sosial.

Mahyuddin juga menekankan bahwa nota kesepahaman PPI Compact merupakan langkah awal menuju visi bersama dalam membangun rantai pasok komoditas secara berkelanjutan, terutama kelapa sawit, yang akan berdampak pada peningkatan taraf hidup masyarakat dan pembangunan Aceh Timur secara keseluruhan. Melalui implementasi yang terukur, Aceh Timur berpotensi memiliki keunggulan komparatif untuk menarik investasi berkelanjutan.

BACA JUGA: SPKS Bekerjasama Dengan Kabupaten Rokan Hulu Dorong Sertifikasi ISPO Bagi Petani Sawit Swadaya

Kementerian Pertanian Republik Indonesia menyoroti pentingnya kelapa sawit Aceh dalam pasar CPO global. Direktur Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perkebunan Kementerian Pertanian (PPHBun) Kementan, Prayudi Syamsuri menjelaskan, bahwa kegagalan produksi kelapa sawit di Aceh dapat berdampak signifikan pada pasar CPO dunia. Oleh karena itu, upaya untuk memperkuat produksi kelapa sawit yang berkelanjutan sangatlah penting.

Dari sisi produktivitas, Aceh memberikan kontribusi signifikan terhadap produksi kelapa sawit nasional. Namun, tantangan terus muncul, termasuk percepatan implementasi E-STDB dan ISPO. Musdhalifah Machmud, Staf Ahli Bidang Konektivitas, Pengembangan Jasa, dan Sumberdaya Alam Kementerian Perekonomian, menegaskan bahwa dukungan penuh dari Pemerintah Daerah, terutama Aceh Timur, sangatlah dibutuhkan untuk memastikan perkembangan kelapa sawit yang berkelanjutan dan pertumbuhan komoditas lainnya. (T2)


Dapatkan update berita seputar harga TBS, CPO, biodiesel dan industri kelapa sawit setiap hari dengan bergabung di Grup Telegram "InfoSAWIT - News Update", caranya klik link InfoSAWIT-News Update, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel. Bisa juga IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS.


Atau ikuti saluran Whatsapp "InfoSAWIT News", caranya klik link InfoSAWIT News dan Group Whatsapp di InfoSAWIT News Update

Untuk informasi langganan dan Iklan silahkan WhatsApp ke Marketing InfoSAWIT_01 dan Marketing InfoSAWIT_02 atau email ke sawit.magazine@gmail.com