Selain itu, hidrogen terbarukan merupakan bahan bakar yang memenuhi syarat dalam program ini. Aturan tersebut mencegah SAF yang diproduksi dari pakan dan bahan baku berbasis tanaman pangan, termasuk dari kelapa sawit dan kedelai, untuk berpartisipasi dalam program ini. Parlemen Eropa mengatakan biofuel berbasis tanaman ini tidak dapat diklasifikasikan sebagai “hijau” berdasarkan inisiatif ReFuelEU karena tidak memenuhi kriteria keberlanjutan.
Selain menetapkan mandat SAF, inisiatif ReFuelEU juga membuat program pelabelan penerbangan baru. Mulai tahun 2025, akan ada label UE untuk kinerja penerbangan. Maskapai penerbangan akan dapat memasarkan penerbangan mereka dengan label yang menunjukkan perkiraan jejak karbon per penumpang dan perkiraan efisiensi CO2 per kilometer. Program label akan membantu penumpang membandingkan kinerja lingkungan dari penerbangan yang dioperasikan oleh perusahaan berbeda pada rute yang sama.
