Verifikasi Pekerjaan di Lapangan Geotagging dapat digunakan untuk memverifikasi pekerjaan di lapangan, seperti sensus populasi dan produksi, pemetaan topografi, dan inventarisasi infrastruktur. Data geotagging memberikan bukti visual yang dapat diverifikasi dan digunakan untuk pengambilan keputusan.
Terpenting catat Prasetyo, adanya pengurangan kesalahan manusia, melalui geotagging mengurangi kesalahan manusia dalam pelacakan lokasi dan pemantauan. Data yang diberi tanda geografis lebih andal dan akurat. “Monitoring proses angkut memberikan informasi mengenai lokasi TPH yang sudah terkumpul TBS, jumlah, dan lokasi guna memperlancar proses mobilisasi kendaraan angkut serta meminimalkan restan,” katanya.
Tercatat akusari penerapan teknologi ini mendekati sempurna, kata Prasetyo, terakhir di run, akurasi 99,34%. “Sampai dengan saat ini dataset masih kami tambah terus,” katanya.
BACA JUGA: Godrej Agrovet Limited Bangun Industri Sawit Berkelanjutan di India
Inovasi ini tidak hanya meningkatkan efisiensi dan akurasi dalam proses panen, tetapi juga memberikan manfaat strategis dalam pengelolaan lahan dan produksi secara keseluruhan. Dengan penerapan teknologi AI dan geotagging, industri kelapa sawit dapat mencapai tingkat produktivitas yang lebih tinggi dan pengelolaan yang lebih baik. (T2)
