Sofyan, Kepala Bidang Perkebunan Dinas Pertanian Kabupaten Asahan, berharap peserta dapat memanfaatkan kegiatan ini dengan baik. “Pelatihan ini bukan serta merta langsung berjalan, namun terjadi karena usaha sejak tahun lalu,” katanya.
Pelatihan dibuka secara resmi oleh Kepala Bidang Perkebunan Dinas Perkebunan dan Peternakan Provinsi Sumatera Utara, Banua Pane. Dalam sambutannya, Banua Pane menyampaikan, bahw dengan pelatihan ini, petani tidak hanya asal tanam sawit, namun bisa memahami GAP yang akan disampaikan oleh tim trainer dari IPB Training. “Saya berharap peserta bisa mengikuti pelatihan dengan santai namun serius, dan menggali semua ilmu pengetahuan serta pengalaman dari tim narasumber,” kata Banua Pane
Tercatat peserta juga diajak melakukan kunjungan lapang untuk memberikan wawasan praktis mengenai budidaya dan pembenihan kelapa sawit di industri. Kunjungan lapang dilaksanakan pada hari keempat, 13 Juni 2024, di Kebun Adolina PT Perkebunan Nusantara IV, Kabupaten Serdang Bedagai. Kegiatan dimulai dengan penyambutan oleh Mahmud Irfan Lubis, Manajer Balai Benih Kelapa Sawit PTPN IV Adolina, dan Hariyadi, perwakilan tim trainer IPB.
BACA JUGA: Bohir Sawit Diantara 10 Orang Terkaya di Indonesia per Mei 2024
Lokasi pertama yang dikunjungi adalah Kebun Polinasi, di mana peserta menyimak penjelasan terkait cara penyilangan Dura dan Psifera yang disampaikan oleh tim dari Balai Benih Kebun Adolina. Setelah itu, peserta mendengarkan penjelasan lanjutan tentang pembibitan dari narasumber, diperkenalkan dengan mesin dan teknologi modern yang digunakan dalam pengolahan benih hingga siap dijual. (T2)




















