SPKS Aceh Bersama Kelompok Tani di Aceh Timur Tuntut Dana Sarpras Segera Cair

oleh -3.989 Kali Dibaca
Editor: Redaksi InfoSAWIT
InfoSAWIT
Dok. InfoSAWIT/ SPKS Aceh Bersama Kelompok Tani di Aceh Timur Tuntut Dana Sarpras Segera Cair.

InfoSAWIT, ACEH – Ketua Serikat Petani Kelapa Sawit (SPKS) Aceh, Abubakar AR, melakukan kunjungan ke Gampong Seumanah Jaya, Kecamatan Ranto Peureulak, Aceh Timur Pada Senin, 19 Agustus 2024. Dalam kunjungan tersebut, Abubakar bertemu dengan Sulaiman, Bendahara Kelompok Tani Bela Rakan, yang sedang melakukan pemetaan dan perencanaan jalan produksi untuk kepentingan anggota kelompok tani. Kelompok ini mengelola hamparan perkebunan sawit seluas 700 hektar.

Sulaiman mengungkapkan harapannya agar pengajuan bantuan melalui aplikasi Sarana dan Prasarana (Sapras) online dapat berjalan lancar tanpa kendala. “Kami sudah mendaftar dalam aplikasi Sapras online dan mempersiapkan kebutuhan lainnya. Semoga tidak ada kendala dalam pengajuan nanti, karena kami mendengar banyak keluhan tentang proses yang rumit dan berbelit-belit,” ujar Sulaiman.

Menanggapi kekhawatiran tersebut, Abubakar AR dengan tegas menyatakan bahwa tidak ada alasan untuk memperlambat proses pengajuan program Sapras kelompok tani. “Ini adalah dana hibah yang bersumber dari pengolahan Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit menjadi Crude Palm Oil (CPO) dan diekspor ke luar negeri. Dana hibah ini murni untuk petani, dikelola oleh Badan Layanan Umum (BLU) di bawah Kementerian Keuangan melalui Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) sejak tahun 2010,” jelasnya kepada InfoSAWIT.

BACA JUGA: Ikuti Tren Zaman, Rame-Rame Perusahaan Sawit Adopsi Teknologi Digital

Dana hibah tersebut dapat digunakan untuk berbagai keperluan, seperti pembangunan jalan kebun, pengadaan alat pertanian, pupuk, alat angkut dump truck berkapasitas 6 ton, hingga pembangunan pabrik kelapa sawit dengan kapasitas 30 ton. Abubakar menegaskan bahwa SPKS akan terus mendampingi kelompok tani hingga dana hibah tersebut cair. “SPKS akan mendampingi terus, wajib cepat rekomtek dan pencairan dana ke rekening kelompok tani,” tambahnya.

Abubakar juga meminta kepada Dirjen Perkebunan, Direktur P2PH, dan Direktur BPDPKS agar segera memverifikasi pengajuan kelompok tani begitu masuk ke dalam sistem. Ia juga mengingatkan dinas perkebunan di tingkat kabupaten dan provinsi untuk serius dalam memproses pengajuan yang sudah lengkap syaratnya. “Jangan banyak alasan ini itu. Jika syarat dari kelompok tani sudah lengkap, segera lakukan verifikasi lapangan,” tegasnya.

Abubakar berjanji bahwa dalam waktu 40 hari setelah semua syarat masuk ke aplikasi Sapras online, ia akan menghubungi pihak Dirjenbun dan BPDPKS untuk segera melakukan rekomtek. “Insya Allah, bulan ini Agustus, kabarnya revisi Permentan No. 03 tahun 2024 yang memuat bantuan Sapras akan ditandatangani oleh Bapak Menteri. Kelompok tani ajukan saja, ini tugas SPKS untuk mengawal dari daerah sampai ke tingkat nasional,” katanya.

BACA JUGA: Malaysia Perkenalkan Skema Adopsi Orangutan untuk Perusahaan Pengimpor Minyak Sawit

Di akhir kunjungannya, Abubakar AR berusaha menenangkan Sulaiman yang tampak cemas. “Bapak tenang dan santai, dana BPDPKS tidak ada yang bisa mempermainkan atau mempersulit. Jika ada yang mencoba, kita lapor dan penjarakan. Berdoa saja, asal semua sudah lengkap, insya Allah dalam waktu satu bulan kelompok tani akan mendapatkan tanda tangan dari Dirjenbun, BPDPKS, dan kelompok tani,” tutup Abubakar. (T2)

Dapatkan update berita seputar harga TBS, CPO, biodiesel dan industri kelapa sawit setiap hari dengan bergabung di Grup Telegram "InfoSAWIT - News Update", caranya klik link InfoSAWIT-News Update, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel. Bisa juga IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS.


Atau ikuti saluran Whatsapp "InfoSAWIT News", caranya klik link InfoSAWIT News dan Group Whatsapp di InfoSAWIT News Update

Untuk informasi langganan dan Iklan silahkan WhatsApp ke Marketing InfoSAWIT_01 dan Marketing InfoSAWIT_02 atau email ke sawit.magazine@gmail.com