Indonesia dan Malaysia Desak Uni Eropa, Butuh Pedoman Jelas untuk EUDR

oleh -4.399 Kali Dibaca
Editor: Redaksi InfoSAWIT
InfoSAWIT
Dok. Sawit Fest 2021/foto: Bernadus Ritchard/Ilustrasi perkebunan sawit.

Pihak Indonesia yang diwakili Staff  Ahli Bidang Konektivitas, Sektor Jasa, dan Sumber Daya Alam, Kemenko Perekonomian RI, Musdhalifah Machmud dan Malaysia diwakili, Sekretaris Jenderal Kementerian Perkebunan dan Komoditas Malaysia, Dato’ Yusran Shah Bin Mohd Yusof, menegaskan pentingnya menggunakan peta hutan yang berbasis pada otoritas nasional, karena ini memberikan data yang sah dan berkelanjutan. Mereka yakin bahwa peta hutan nasional memiliki peran penting dalam menyediakan informasi yang lebih akurat dan ilmiah terkait tutupan hutan.

Diskusi terus berlanjut, dengan semua pihak sepakat untuk melanjutkan pembahasan pada level teknis guna menangani isu-isu spesifik terkait penerapan EUDR. Gugus Tugas Gabungan Ad Hoc, yang merupakan mekanisme konsultatif antara Indonesia, Malaysia, dan Uni Eropa, terus menjadi platform untuk mencari solusi terbaik guna mencapai penerapan EUDR yang adil dan seimbang.

Dalam jangka panjang, pertemuan ini diharapkan dapat memperkuat koordinasi teknis dan dialog antara Indonesia, Malaysia, dan Uni Eropa, sembari tetap fokus pada pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) pada tahun 2030 serta komitmen internasional terkait iklim dan keanekaragaman hayati. (T2)

Dapatkan update berita seputar harga TBS, CPO, biodiesel dan industri kelapa sawit setiap hari dengan bergabung di Grup Telegram "InfoSAWIT - News Update", caranya klik link InfoSAWIT-News Update, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel. Bisa juga IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS.


Atau ikuti saluran Whatsapp "InfoSAWIT News", caranya klik link InfoSAWIT News dan Group Whatsapp di InfoSAWIT News Update

Untuk informasi langganan dan Iklan silahkan WhatsApp ke Marketing InfoSAWIT_01 dan Marketing InfoSAWIT_02 atau email ke sawit.magazine@gmail.com