Direktur Operasional PTPN IV PalmCo, Rizal H. Damanik, menyatakan bahwa perusahaan akan terus berusaha memaksimalkan kapasitas pabrik untuk membantu petani yang terdampak akibat kerusakan pabrik swasta tersebut. “Kami akan mengupayakan yang terbaik untuk mengurangi antrean truk di pabrik kami, khususnya di Pandeglang,” ujar Rizal.
Secara keseluruhan, kapasitas dua pabrik PTPN, yakni PKS Kertajaya dan Cikasungka, sebenarnya mampu mengolah TBS dari petani di Banten. Namun, peran pabrik swasta yang rusak tetap penting, mengingat mereka sebelumnya juga turut menyerap produksi sawit petani di wilayah tersebut.
Kondisi ini mendorong manajemen PalmCo untuk terus berkolaborasi dengan para petani dan pemerintah setempat agar distribusi TBS sawit dapat segera kembali normal. (T2)
