Walaupun produksi minyak sawit Malaysia menunjukkan pertumbuhan pada 2024, kini giliran Indonesia yang diperkirakan memimpin pasokan dengan membaiknya kondisi setelah kekeringan.
Namun, jika harga minyak mentah tidak naik, McGill yakin harga minyak sawit akan terkoreksi sebelum akhir 2024, diprediksi kembali ke US$ 1.000 per ton (FOB Indonesia). Pada 2025, harga di Bursa Malaysia (BMD) diperkirakan tetap stabil pada kisaran US$ 950–1.050, meskipun pasokan Indonesia pulih. (T2)
