Meski menghadapi berbagai kendala, Sudarmadi tetap berharap ada peluang kemitraan baru di masa depan. “Jika ANJ dan pemerintah mau mempertimbangkan ulang, saya yakin masih ada ruang untuk skema kemitraan tambahan. Kami tidak meminta belas kasihan—hanya keadilan dan pengakuan,” ujarnya.
Para petani di Dusun Binasari menegaskan komitmennya untuk menyelesaikan permasalahan ini secara damai. “Kami tidak pernah melakukan aksi demo atau anarkis. Kami berharap, melalui pernyataan ini, ada perubahan yang berarti demi kesejahteraan masyarakat,” pungkas Sudarmadi. (T2)
