InfoSAWIT, JAKARTA — Gabungan Pengusaha Pertanian & Perkebunan Kelapa Sawit Indonesia (Gaperkasindo) kini resmi berdiri sebagai organisasi yang mewadahi pelaku usaha perkebunan kelapa sawit di Indonesia.
Organisasi ini mengakomodasi berbagai pemangku kepentingan, mulai dari pemilik kebun skala kecil dan menengah hingga penyedia jasa dan layanan terkait kelapa sawit. Keberadaan Gaperkasindo diharapkan mampu mempercepat realisasi perkebunan kelapa sawit yang berkelanjutan sekaligus mendukung program swasembada pangan dan energi nasional.
Ketua Gaperkasindo, Hasyari Nasution, menjelaskan bahwa organisasi ini memiliki visi besar untuk mewujudkan perkebunan kelapa sawit yang berdaya saing melalui pemberdayaan petani, pengembangan ekonomi lokal, dan peningkatan kesejahteraan nasional.
“Anggota kami terdiri dari berbagai elemen, mulai dari pemilik kebun kecil dan menengah, perusahaan penyedia pupuk dan sarana pertanian, hingga penyedia jasa pelatihan, konsultasi, dan pengembangan industri pengolahan kelapa sawit,” ungkap Hasyari, dalam keterangan resmi diterima InfoSAWIT, Minggu (12/1/2025).
Hingga saat ini, Gaperkasindo memiliki anggota terbesar di sentra-sentra kelapa sawit seperti Aceh, Sumatera Utara, Riau, Jambi, Bengkulu, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, dan Sulawesi Selatan. Organisasi ini juga berencana membentuk badan pengurus daerah untuk memperluas jangkauan dan dukungan kepada anggotanya.
Dalam upayanya mendukung keberlanjutan industri kelapa sawit, Gaperkasindo telah merancang berbagai program strategis, antara lain, mendorong percepatan penerapan ISPO dan pengelolaan rantai pasok yang terintegrasi.
BACA JUGA: Pemerintah Dorong Koperasi Kelola Pabrik Minyak Sawit
Lantas, memberikan masukan kepada pemerintah terkait kebijakan dan strategi pengembangan kelapa sawit berbasis pangan dan energi, memfasilitasi implementasi carbon trading di perkebunan kelapa sawit, membantu percepatan program peremajaan kelapa sawit rakyat.
