InfoSAWIT, JAKARTA – Harga minyak sawit mentah (CPO) pada PT. Kharisma Pemasaran Bersama Nusantara (KPBN) ditetapkan Rp. 15.325/kg pada Senin (11/5/2026), dengan demikian harga CPO tercatat naik Rp. 103/Kg atau naik sekitar 0,68% dibandingkan harga CPO penawaran tertinggi pada Jumat (8/5/2026) yang mencapai Rp. 15.222/Kg.
Dari informasi yang didapat InfoSAWIT dari KPBN, harga CPO Franco Dumai ditetapkan Rp. 15.325/Kg. Harga CPO Loco Ngabang ditetapkan Rp. 14.975/Kg. Harga CPO Loco Parindu dibuka Rp. 14.975/Kg, namun terjadi withdraw (WD) dengan harga CPO penawaran tertinggi Rp. 14.885/Kg.
Harga perdagangan minyak sawit mentah (CPO), di Bursa Malaysia Derivatives ditutup menguat pada perdagangan Senin (12/5/2026), sekaligus menghentikan tren pelemahan selama tiga sesi berturut-turut. Kenaikan harga minyak kedelai dan minyak mentah global menjadi sentimen utama yang menopang pasar.
BACA JUGA: Dilema PKS Non-Konvensional untuk Keberlanjutan Sawit Nasional
Harga kontrak acuan CPO untuk pengiriman Juli 2026 di Bursa Malaysia Derivatives Exchange tercatat naik RM11 per ton atau naik sekitar 0,24 persen menjadi RM4.516 per ton pada penutupan perdagangan.
Secara global, pergerakan harga minyak sawit masih dipengaruhi dinamika harga minyak nabati pesaing, terutama minyak kedelai, karena keduanya bersaing di pasar minyak nabati dunia.
Pada perdagangan yang sama, harga kontrak minyak kedelai paling aktif di Bursa Dalian tercatat naik 0,55 persen, sedangkan harga kontrak minyak sawit di bursa tersebut turun tipis 0,11 persen. Sementara itu, harga minyak kedelai di Chicago Board of Trade (CBOT) menguat 0,71 persen.
BACA JUGA: Risniati Tarigan Buktikan Perempuan Bisa Jadi Penggerak Sawit Berkelanjutan
Berikut Tender KPBN (Rp.Kg), Excld PPN pada Senin (11/5/2026):
CPO_____
Franco Dumai Rp. 15.325-EUP
Loco Ngabang Rp. 14.975-EUP
Loco Kembayan Rp. 14.875-EUP.
Loco Parindu Rp. 14.975 (WD). Penawaran tertinggi Rp. 14.885-EUP
(T2)
