InfoSAWIT, KELAPA KAMPIT — Suasana di pabrik pengolahan minyak goreng PT Steelindo Wahana Perkasa (SWP) tampak lebih sibuk dari biasanya pada Senin (19/5/2025). Di tengah deru mesin dan aktivitas pengemasan, Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Hidayat Arsani, datang langsung meninjau proses produksi salah satu kebutuhan pokok masyarakat, minyak goreng.
Didampingi Pj. Sekretaris Daerah Provinsi Fery Afriyanto dan Wakil Bupati Belitung Timur Khairil Anwar, Gubernur Hidayat disambut oleh jajaran direksi perusahaan. Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah untuk memastikan kelancaran distribusi dan stabilitas harga minyak goreng di wilayah Kepulauan Bangka Belitung.
“Hari ini kita meninjau langsung produksi minyak kita bersama Wakil Bupati. Alhamdulillah, distribusinya untuk wilayah Bangka Belitung cukup baik dan harganya juga cukup stabil,” kata Hidayat usai meninjau jalur produksi dan pengemasan, dilansir InfoSAWIT dari Pemprov Babel, Rabu (21/5/2025).
Gubernur menyoroti pentingnya peran PT SWP dalam menjaga ketersediaan minyak goreng lokal. Ia mengapresiasi komitmen perusahaan yang terus memasok produk ke pasar dengan harga yang terjangkau. “Minyak goreng murah dan harga stabil seperti ini harus kita pertahankan. Karena ini menyangkut ekonomi masyarakat kita,” tegasnya.
Dalam kunjungan itu, rombongan menyaksikan langsung berbagai tahapan produksi — mulai dari pengecekan takaran hingga mekanisme distribusi ke berbagai titik penjualan. Kualitas dan efisiensi menjadi dua aspek utama yang disoroti dalam proses tersebut.
PT SWP dikenal sebagai salah satu produsen minyak goreng terbesar di Bangka Belitung. Dengan kapasitas produksi yang tinggi dan sistem distribusi yang terintegrasi, perusahaan ini telah berkontribusi besar terhadap ketahanan pangan dan stabilitas pasar daerah.
BACA JUGA: Dorab Mistry Usul Moratorium Sawit Indonesia Dicabut
Kunjungan kerja Gubernur ini menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi dalam memperkuat sektor hilirisasi kelapa sawit serta menjaga rantai pasok bahan pokok tetap berjalan lancar. Di tengah dinamika harga pangan nasional, langkah pengawasan langsung seperti ini dinilai krusial untuk menjamin kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi dengan harga yang bersahabat.
Sebagai daerah penghasil kelapa sawit, Bangka Belitung terus mendorong peran industri pengolahan lokal agar memberi manfaat ekonomi lebih luas bagi masyarakat. PT SWP menjadi salah satu contoh konkrit keberhasilan sinergi antara sektor swasta dan pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas pangan. (T2)
