Wakil Ketua Umum II GAPKI, Susanto, mengakui bahwa tantangan karhutla masih nyata, bahkan setelah berbagai pelatihan dan antisipasi. GAPKI, kata dia, telah melatih 13 angkatan personel serta memperluas upaya sosial, termasuk pengawasan melalui CCTV dan peningkatan kesejahteraan warga sekitar konsesi.
“Kami sadar, modifikasi cuaca tidak cukup. Diperlukan kolaborasi dan kesiapsiagaan menyeluruh dari semua pihak,” ujarnya.
Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru menambahkan, penurunan kasus karhutla di wilayahnya dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan hasil dari pendekatan kolaboratif. Namun ia menggarisbawahi, masyarakat tetap perlu difasilitasi agar bisa membuka lahan tanpa membakar. “Bantuan alat berat adalah salah satu solusinya,” kata Herman.
BACA JUGA: SPKS Aceh Dampingi 40 Siswa Daftar Beasiswa Sawit Kuliah Gratis Tahun 2025
Pemerintah tampaknya tak lagi menunggu api membumbung tinggi sebelum bertindak. Tahun ini, dengan pendekatan yang lebih tegas dan sanksi di depan mata, para pelaku industri sawit didorong untuk bertransformasi: dari sekadar pelaku ekonomi menjadi penjaga lanskap ekologis yang tangguh. (T2)
