InfoSAWIT, Jakarta – Sejumlah saham emiten perkebunan kelapa sawit bergerak variatif pada perdagangan sore Jumat, dengan beberapa saham mencatat penguatan cukup signifikan di tengah sentimen positif pasar Asia. Berdasarkan pantauan InfoSAWIT dari perdagangan di Google Finance pada sore Jumat (22/5/2026), saham PT Triputra Agro Persada Tbk (TAPG) menjadi salah satu penguat terbesar setelah melonjak 7,64% ke level Rp1.620 per saham.
Selain TAPG, saham PT Sinar Mas Agro Resources and Technology Tbk (SMAR) juga mencatat kenaikan kuat sebesar 6,03% menjadi Rp5.100 per saham. Sementara itu, saham PT Salim Ivomas Pratama Tbk (SIMP) turut menguat 4,67% ke posisi Rp560 per saham.
Di sisi lain, tidak seluruh emiten sawit berada di zona hijau. Saham PT Sampoerna Agro Tbk (SGRO) terkoreksi 2,06% menjadi Rp2.850 per saham, sedangkan saham PT Sumber Tani Agung Resources Tbk (STAA) turun 1,91% ke level Rp1.025 per saham.
BACA JUGA: Harga CPO KPBN Inacom Masih Withdraw Pada Jumat (22/5), Perdagangan CPO di Bursa Malaysia Menguat
Penguatan sejumlah saham sawit tersebut terjadi di tengah optimisme pasar Asia yang masih bergerak positif. Dalam ringkasan pasar Asia yang ditampilkan Google Finance, indeks Nikkei 225 Jepang bahkan dilaporkan mencetak rekor tertinggi baru, memberikan dorongan sentimen terhadap pasar regional.
Pelaku pasar menilai pergerakan saham sektor perkebunan masih dipengaruhi prospek harga minyak sawit mentah (CPO), nilai tukar rupiah, serta ekspektasi permintaan ekspor dari pasar global. Selain itu, investor juga mencermati kinerja keuangan emiten sawit yang diperkirakan tetap solid seiring stabilnya harga komoditas perkebunan.
Analis pasar menilai saham-saham berbasis CPO masih memiliki daya tarik, terutama bagi investor yang mencari emiten dengan fundamental kuat dan prospek dividen yang stabil di tengah volatilitas pasar global. (T2)
