Tak hanya pemerintah provinsi, warga juga menyampaikan apresiasi kepada aparat penegak hukum dari Polda Sulbar yang telah memberikan kejelasan hukum. Penghentian penyelidikan ini menunjukkan bahwa negara hadir dalam menyelesaikan persoalan masyarakat, bukan sekadar sebagai penonton.
Kasus Jengen Raya menjadi contoh bahwa penyelesaian konflik lahan bisa ditempuh dengan pendekatan dialogis, keberpihakan terhadap kebenaran, dan kepemimpinan yang hadir secara nyata. Di tengah derasnya arus investasi, masyarakat desa kecil ini telah menunjukkan bahwa suara kolektif, bila didengar, mampu mengubah arah sejarah lokal.
Kini, lapangan sepak bola yang diberi nama baru itu bukan hanya tempat bermain bola. Ia telah menjadi monumen perjuangan, simbol keadilan, dan pengingat bahwa kepemimpinan yang berpihak pada rakyat akan selalu membekas—di hati dan di tanah. (T2)
