Menurut Isy Karim, kenaikan HR CPO kali ini dipicu oleh tingginya permintaan dari pasar India yang tidak diiringi dengan kenaikan produksi di negara produsen. Kondisi ini menyebabkan harga di pasar global mengalami penguatan dalam beberapa pekan terakhir.
“Peningkatan HR CPO dipengaruhi oleh kenaikan permintaan, terutama dari India, sementara produksi global masih cenderung stagnan,” ujar Isy.
Dengan tren harga yang terus bergerak naik, pelaku industri sawit diminta tetap waspada terhadap dinamika global yang dapat memengaruhi kebijakan ekspor dan stabilitas pasokan domestik. Pemerintah pun berkomitmen menjaga keseimbangan antara kepentingan ekspor dan ketersediaan dalam negeri. (T2)
