InfoSAWIT, JAKARTA — PT PP London Sumatra Indonesia Tbk (Lonsum) mencatatkan kinerja keuangan yang solid selama semester pertama 2025, meski dihadapkan pada tantangan di sektor agribisnis seperti fluktuasi harga komoditas, cuaca yang tidak menentu, dan ketidakpastian global.
Dalam laporan keuangan konsolidasi interim untuk periode enam bulan yang berakhir pada 30 Juni 2025, Lonsum melaporkan penjualan sebesar Rp2,32 triliun. Angka ini meningkat 29 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu, terutama ditopang oleh kenaikan harga jual rata-rata produk sawit.
Meski produksi tandan buah segar (TBS) dari kebun inti turun 2 persen menjadi 505 ribu ton, total produksi crude palm oil (CPO) justru meningkat 6 persen secara tahunan menjadi 130 ribu ton. Peningkatan ini didorong oleh pasokan TBS dari pihak eksternal yang lebih tinggi.
BACA JUGA: Nurdin Halid Dorong PTPN Perkuat Transformasi Sawit Berbasis Digital dan Berkelanjutan
Pencapaian ini turut mendorong perbaikan kinerja laba. Laba kotor perusahaan melonjak 54 persen menjadi Rp926 miliar, sementara laba usaha tumbuh 17 persen menjadi Rp715 miliar. Laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk tercatat sebesar Rp714 miliar, naik 19 persen dibandingkan semester pertama 2024.
Lebih lanjut, laba inti (core profit) mencatat pertumbuhan impresif sebesar 54 persen menjadi Rp791 miliar. Menariknya, hingga akhir Juni 2025, Lonsum tidak memiliki pendanaan melalui pinjaman bank, mencerminkan struktur keuangan yang kuat dan sehat.
Presiden Direktur Lonsum, Tan Agustinus Dermawan, menyampaikan bahwa kinerja positif ini merupakan hasil konsistensi perusahaan dalam menjalankan strategi efisiensi dan keberlanjutan.
“Selama semester pertama 2025, Lonsum berhasil mempertahankan performa positif di tengah tantangan industri. Kami tetap fokus pada pengendalian biaya, efisiensi operasional, dan seleksi ketat dalam investasi modal, sambil terus mendorong peningkatan produktivitas dan menerapkan praktik pertanian yang berkelanjutan,” ujar Tan dalam keterangannya dikutip InfoSAWIT, Kamis (7/8/2025). (T2)
