Mahasiswa Angkatan Pertama Sistem Informasi Sawit Jalani Magang Industri di Perkebunan

oleh -3.179 Kali Dibaca
Editor: Redaksi InfoSAWIT
InfoSAWIT
Dok. InfoSAWIT/ PT LAT Trisakti bersama Institut Teknologi Sawit Indonesia (ITSI) resmi memperkenalkan angkatan pertama mahasiswa Program Studi Sistem dan Teknologi Informasi, yang akan menjalani magang industri di perkebunan klien.

InfoSAWIT, JAKARTA – Upaya mendorong transformasi digital di sektor perkebunan kelapa sawit terus dilakukan. PT LAT Trisakti bersama Institut Teknologi Sawit Indonesia (ITSI) resmi memperkenalkan angkatan pertama mahasiswa Program Studi Sistem dan Teknologi Informasi, yang akan menjalani magang industri di perkebunan klien mySAP365 mulai September hingga Desember 2025.

Program ini menjadi tonggak penting dalam regenerasi sumber daya manusia perkebunan, khususnya dalam implementasi sistem Enterprise Resource Planning (ERP) mySAP365 Agrobusiness. Sistem ini telah digunakan sejumlah perusahaan sawit untuk mengintegrasikan rantai pasok, mencatat produktivitas kebun, hingga memantau efisiensi biaya operasional secara real time.

“Generasi muda harus disiapkan untuk menguasai sistem digital yang semakin krusial bagi masa depan perkebunan sawit. Melalui magang industri ini, mahasiswa tidak hanya belajar teori, tetapi langsung mempraktikkan bagaimana mySAP365 berjalan di lapangan,” kata perwakilan manajemen PT LAT Trisakti dalam keterangan resmi diterima InfoSAWIT, Selasa (16/9/2025).

BACA JUGA: Harga CPO KPBN Inacom Naik pada Senin (15/9), Perdagangan CPO di Bursa Malaysia Libur

Selama program berlangsung, mahasiswa akan ditempatkan di beberapa lokasi perkebunan klien mySAP365. Mereka akan mendalami penerapan sistem mulai dari pencatatan panen, pengelolaan tenaga kerja, pemeliharaan tanaman, hingga integrasi data ke pusat kendali perusahaan.

Tercatat, fasilitas bagi mahasiswa juga menjadi perhatian. Selama program, PT LAT Trisakti menanggung kebutuhan akomodasi dan transportasi, sehingga peserta dapat fokus menjalani proses pembelajaran di lapangan.

Digitalisasi perkebunan sawit sendiri menjadi tren yang tidak terelakkan. Dengan luas areal sawit nasional mencapai 17,3 juta hektare, pengelolaan berbasis teknologi dianggap sebagai kunci untuk meningkatkan efisiensi dan transparansi. Sistem seperti mySAP365 mampu meminimalkan kehilangan produksi akibat pencatatan manual, sekaligus mendukung penerapan praktik perkebunan berkelanjutan yang semakin dituntut pasar global.

BACA JUGA: Koalisi Buruh Sawit dan GAPKI Bahas Isu Perlindungan Pekerja Perkebunan

“Industri sawit Indonesia harus bergerak cepat menuju pengelolaan berbasis data. Generasi muda yang dibekali pengalaman lapangan akan menjadi motor penggerak perubahan ini,” tambah manajemen LAT Trisakti.

Lewat kolaborasi ini, diharapkan lahir generasi baru yang tidak hanya menguasai teknologi informasi, tetapi juga memahami kompleksitas perkebunan kelapa sawit. Kehadiran mereka di industri kelak diharapkan memperkuat daya saing sawit Indonesia di pasar global. (T2)


InfoSAWIT

Dapatkan update berita seputar harga TBS, CPO, biodiesel dan industri kelapa sawit setiap hari dengan bergabung di Grup Telegram "InfoSAWIT - News Update", caranya klik link InfoSAWIT-News Update, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel. Bisa juga IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS.


Atau ikuti saluran Whatsapp "InfoSAWIT News", caranya klik link InfoSAWIT News dan Group Whatsapp di InfoSAWIT News Update

Untuk informasi langganan dan Iklan silahkan WhatsApp ke Marketing InfoSAWIT_01 dan Marketing InfoSAWIT_02 atau email ke sawit.magazine@gmail.com