IPOC 2025, Forum Strategis Sawit Dunia Kembali Digelar di Bali: Bahas Tata Kelola, Energi Hijau, dan Daya Saing Global

oleh -3.145 Kali Dibaca
InfoSAWIT
Dok. InfoSAWIT/Konferensi pers GAPKI, Selasa (28/10/2025) di Jakarta.

Satia Varqa dari FastMarkets akan mengulas strategi menghadapi ketidakpastian pasar global.

Sementara Dorab Mistry dari Godrej International Ltd. akan kembali hadir sebagai analis senior untuk memaparkan prospek harga minyak nabati tahun mendatang.

Selain itu, Pietro Paganini, pakar komunikasi dan kebijakan publik internasional, akan menyoroti strategi industri dalam menjawab isu keberlanjutan dan regulasi global. Di sisi lain, Eddy Abdurrachman dan Andri Hadi akan memaparkan arah kebijakan serta diplomasi sawit Indonesia di kancah internasional.

BACA JUGA: Ekspor Sawit Indonesia ke Pakistan Turun Tipis, Malaysia Justru Catat Kenaikan

Nama-nama lain seperti Dr. M. Fadhil Hasan dan Oscar Tjakra juga akan memberikan pandangan strategis mengenai rantai pasok, kebijakan energi, serta prospek investasi jangka panjang sektor minyak nabati.

 

Keterlibatan Pemerintah dan Isu-isu Strategis

Sebagai pengambil kebijakan, pandangan pemerintah menjadi bagian penting dari forum ini. Beberapa pejabat tinggi negara yang dijadwalkan hadir antara lain, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy, Wakil Menteri Luar Negeri Arif Havas Oegroseno, Wakil Menteri Pertanian Sudaryono, serta Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto.

Mereka akan membahas peta jalan industri sawit menuju Indonesia Emas 2045, termasuk dampak kebijakan tarif perdagangan Amerika Serikat di bawah pemerintahan Trump dan implementasi EU Deforestation Regulation (EUDR) terhadap pasar global serta daya saing sawit Indonesia.

BACA JUGA: Mengenal Pola Daun dan Cara Hitung Pelepah pada Kelapa Sawit

Salah satu topik yang dinilai akan menarik perhatian adalah rencana peningkatan bauran biodiesel menjadi B50, sebagai bagian dari komitmen transisi energi berkelanjutan.

 

Pameran dan Jejaring Bisnis Global

Selain konferensi utama, IPOC 2025 juga menghadirkan pameran industri sawit yang menampilkan teknologi, produk, dan inovasi terbaru dari sektor hulu hingga hilir. Pameran ini menjadi ajang bagi pelaku usaha, pembuat kebijakan, dan mitra global untuk berbagi pengetahuan serta memperkuat jaringan bisnis berkelanjutan.

Ketua Panitia IPOC 2025 Mona Surya menambahkan, konferensi tahun ini diharapkan menjadi forum yang produktif bagi seluruh pemangku kepentingan industri sawit nasional.

BACA JUGA: POPSI Tolak Rencana B50, Petani Sawit Bisa Jadi Korban Kebijakan Energi

“Seluruh rancangan penyelenggaraan IPOC diharapkan dapat menjadi masukan penting bagi para pelaku industri sawit nasional,” kata Mona.

Dengan minat peserta yang terus meningkat, Mona optimistis IPOC 2025 akan menarik lebih dari 1.500 peserta dari kalangan pelaku usaha, analis, investor, hingga pembuat kebijakan dari berbagai belahan dunia.

“IPOC bukan sekadar konferensi, melainkan investasi strategis untuk memahami masa depan dan merajut kemitraan menghadapi kompleksitas industri minyak sawit global,” tutup Mona. (T2)


Dapatkan update berita seputar harga TBS, CPO, biodiesel dan industri kelapa sawit setiap hari dengan bergabung di Grup Telegram "InfoSAWIT - News Update", caranya klik link InfoSAWIT-News Update, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel. Bisa juga IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS.


Atau ikuti saluran Whatsapp "InfoSAWIT News", caranya klik link InfoSAWIT News dan Group Whatsapp di InfoSAWIT News Update

Untuk informasi langganan dan Iklan silahkan WhatsApp ke Marketing InfoSAWIT_01 dan Marketing InfoSAWIT_02 atau email ke sawit.magazine@gmail.com