Kenaikan nilai ekspor ini didorong oleh harga rata-rata minyak sawit global yang lebih tinggi, yakni US$ 1.204 per ton CIF Rotterdam, dibanding US$ 1.009 per ton pada periode yang sama tahun lalu.
Stok Akhir Bulan Agustus Sedikit Menurun
Dengan stok awal bulan Agustus sebesar 2,57 juta ton, serta penurunan produksi dan kenaikan konsumsi domestik, stok akhir Agustus tercatat turun menjadi 2,54 juta ton.
Kondisi ini menggambarkan pasar sawit Indonesia yang tetap tangguh di tengah fluktuasi produksi dan dinamika pasar global. Sektor biodiesel dan produk hilir masih menjadi motor utama penopang permintaan domestik, sementara nilai ekspor yang terus meningkat menunjukkan optimisme terhadap daya saing minyak sawit Indonesia di pasar dunia. (T2)
