Harga CPO KPBN Inacom Masih Withdraw Pada Selasa (6/1), Perdagangan CPO di Bursa Malaysia Ditutup Melemah

oleh -4.167 Kali Dibaca
Editor: Redaksi InfoSAWIT
InfoSAWIT
Dok. InfoSAWIT/Kantor PT. Kharisma Pemasaran Bersama Nusantara (KPBN)- Inacom.

InfoSAWIT, JAKARTA –  Harga minyak sawit mentah (CPO) pada PT. Kharisma Pemasaran Bersama Nusantara (KPBN) terjadi withdraw (WD) dengan harga CPO penawaran tertinggi Rp. 14.100/kg pada Selasa (6/1/2026), dengan demikian harga CPO tercatat naik Rp. 23/kg atau naik sekitar 0,16% dibandingkan harga CPO penawaran tertinggi pada Senin (5/12/2025) yang mencapai Rp. 14.077/Kg.

Dari informasi yang didapat InfoSAWIT dari KPBN, harga CPO Franco Dumai dibuka Rp. 14.150/Kg, namun terjadi withdraw (WD) dengan harga penawaran CPO tertinggi Rp. 14.100/Kg. Harga FOB Franco Talang Duku dibuka Rp. 13.950/Kg, namun terjadi withdraw (WD) dengan harga penawaran CPO tertinggi Rp. 13.900/Kg.

Sementara dilansir Reuters, harga kontrak berjangka minyak sawit mentah (CPO) di Bursa Malaysia ditutup melemah pada perdagangan Selasa, (6/1/2026) tertekan penguatan nilai tukar ringgit yang menutupi sentimen positif dari kenaikan harga minyak nabati pesaing di bursa Dalian. Pelaku pasar kini memilih bersikap menunggu menjelang rilis data resmi dari Dewan Minyak Sawit Malaysia pekan depan.

BACA JUGA: Harga CPO KPBN Inacom Withdraw Pada Senin (5/1), Perdagangan CPO di Bursa Malaysia Naik Tipis

Masih merujuk Reuters, sebagaimana dipublikasikan secara daring oleh InfoSAWIT, harga kontrak acuan CPO pengiriman Maret di Bursa Malaysia Derivatives Exchange turun RM 22 per ton atau turun 0,55% ke level RM 3.992 per ton pada penutupan perdagangan.

Di Bursa Dalian Commodity Exchange, harga kontrak minyak kedelai paling aktif naik 0,71%, sementara harga kontrak minyak sawit menguat tipis 0,09%. Sebaliknya, harga minyak kedelai di Chicago Board of Trade melemah 0,1%.

Dari sisi fundamental, menunjukkan persediaan minyak sawit Malaysia diperkirakan meningkat ke level tertinggi hampir tujuh tahun pada Desember 2025, seiring lonjakan produksi yang melampaui perbaikan ekspor yang relatif terbatas.

BACA JUGA: Kasus Kejahatan Sawit Naik Tajam, Polda Kalteng Pasang Kewaspadaan Tinggi di 2026

Di pasar konsumen utama, impor minyak sawit India turun ke level terendah delapan bulan pada Desember 2025. Penurunan tersebut dipicu melemahnya permintaan musim dingin serta peralihan pembelian kilang ke minyak pesaing seperti minyak kedelai dan minyak bunga matahari, menurut lima pedagang.

Berikut Tender KPBN (Rp.Kg), Excld PPN pada Selasa (6/1/2026):

CPO_____

Franco Dumai Rp. 14.150 (WD). Penawaran tertinggi Rp. 14.100-WNI

FOB Talang Duku Rp. 13.950 (WD). Penawaran tertinggi Rp. 13.900-WNI

FOB Kaltim Rp. 13.750 (WD) Penawaran Rp. 13.700-LDCI

FOB Kalsel Rp. 13.750 (WD). Penawaran tertinggi Rp. 13.590-LDCI

Loco Sei Tapung Rp. 13.911-AGM

 

CPKO_____

Franco Dumai Rp. 25.575 (WD).Penawaran tertinggi Rp. 24.972-PAA

 

PK_____

Franco Belawan Rp. 11.625-MM

(T2)


Dapatkan update berita seputar harga TBS, CPO, biodiesel dan industri kelapa sawit setiap hari dengan bergabung di Grup Telegram "InfoSAWIT - News Update", caranya klik link InfoSAWIT-News Update, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel. Bisa juga IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS.


Atau ikuti saluran Whatsapp "InfoSAWIT News", caranya klik link InfoSAWIT News dan Group Whatsapp di InfoSAWIT News Update

Untuk informasi langganan dan Iklan silahkan WhatsApp ke Marketing InfoSAWIT_01 dan Marketing InfoSAWIT_02 atau email ke sawit.magazine@gmail.com