InfoSAWIT, JAKARTA – Harga minyak sawit mentah (CPO) pada PT. Kharisma Pemasaran Bersama Nusantara (KPBN) ditetapkan Rp. 14.302/kg pada Kamis (8/1/2026), dengan demikian harga CPO tercatat naik Rp. 140/kg atau naik sekitar 0,99% dibandingkan harga CPO pada Rabu (7/12/2025) yang mencapai Rp. 14.162/Kg.
Dari informasi yang didapat InfoSAWIT dari KPBN, harga CPO Franco Dumai ditetapkan Rp. 14.302/Kg. Harga FOB Talang Duku ditetapkan Rp. 14.102/Kg. Harga Loco Teluk Bayur ditetapkan Rp. 14.172/Kg.
Sementara, harga kontrak berjangka minyak sawit mentah (CPO) di Bursa Malaysia bergerak nyaris tanpa perubahan pada perdagangan Kamis, (8/1/2026), setelah gagal mempertahankan penguatan awal. Tekanan dari ekspektasi kenaikan stok domestik menahan laju harga, meski pasar mendapat sokongan dari penguatan minyak nabati pesaing serta pelemahan nilai tukar ringgit.
BACA JUGA: Prabowo Umumkan Gelombang Baru Penertiban Sawit Ilegal, Jutaan Hektare Siap Disita Negara
Menurut Reuters, sebagaimana dipublikasikan secara daring oleh InfoSAWIT, harga kontrak acuan CPO untuk pengiriman Maret 2026 di Bursa Malaysia Derivatives Exchange turun tipis RM 1 per ton atau turun 0,02% menjadi RM 4.032 per ton pada jeda tengah hari.
Dari kawasan regional, Indonesia berpotensi menaikkan pungutan ekspor minyak sawit guna menopang program biodiesel nasional. Seorang pejabat Kementerian Energi Indonesia menyebutkan kebijakan tersebut dipertimbangkan di tengah pengetatan pendanaan. Data kementerian menunjukkan konsumsi biodiesel berbasis sawit Indonesia mencapai 14,2 juta kiloliter sepanjang 2025, meningkat 7,6% dibandingkan tahun sebelumnya, seiring penerapan mandatori campuran biodiesel 40% atau B40.
Sementara pergerakan minyak nabati pesaing terpantau bervariasi. Harga kontrak minyak kedelai paling aktif di Dalian menguat 0,18%, sementara harga kontrak minyak sawit Dalian melonjak 1,27%. Sebaliknya, harga minyak kedelai di Chicago Board of Trade melemah 0,16%.
BACA JUGA: Harga TBS Sawit Kalbar Periode I-Januari 2026 Naik Rp. 47,66/Kg
Di sisi kebijakan, Presiden RI, Prabowo Subianto pada Rabu menyatakan pemerintah mempertimbangkan penyitaan tambahan 4 hingga 5 juta hektare perkebunan sawit pada tahun ini, setelah sebelumnya menyita 4,1 juta hektare pada tahun lalu. Pernyataan tersebut turut menjadi perhatian pelaku pasar karena berpotensi memengaruhi struktur pasokan jangka menengah.
Berikut Tender KPBN (Rp.Kg), Excld PPN pada Kamis (8/1/2026):
CPO_____
Franco Dumai Rp. 14.302-EUP
FOB Talang Duku Rp. 14.102-PRISCOLIN
Franco Teluk Bayur Rp. 14.172-WIRA
CPKO_____
Franco Dumai Rp. 25.318-IBP
PK_____
Loco PKS T.Lebar Rp. 11.185 (WD). Penawaran tertinggi Rp. 10.480-SAP
Loco PKS Bunut Rp. 11.296 (WD). Penawaran tertinggi Rp. 10.903-WIRA
(T2)
